Rumah Literasi Waskita, Komitmen MASIGAB Tumbuhkan Minat Baca Berbasis Inklusi Sosial

Jumat, 08/11/2019 - 15:17
Foto bersama
Foto bersama

Klikwarta.com, Brebes, - Peran dan fungsi Perpustakaan saat ini telah mengalami perubahan, dari tempat yang semua hanya untuk membaca dan meminjam buku juga sekarang menjadi pusat kegiatan semua lapisan masyarakat atau sering disebut dengan istilah berbasis inklusi sosial. 

Dengan begitu Majelis Silaturahmi Warga Brebes (MASIGAB) berkomitmen untuk mengembangkan Perpustakaan Desa berbasis inklusi sosial yang diberi nama Rumah Literasi Waskita.

"Konsepsi Perpustakaan ini sejatinya bukan hanya semata, akan tetapi juga bagi keseluruhan masyarakat dalam rangka mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang cerdas dan berkarakter," kata Eko Dardirjo, Kemarin

Menurut Eko yang juga Sekretaris Perpustakaan atau Rumah Literasi Waskita, menuturkan bahwa Perpustakaan yang bernama Rumah Literasi Waskita yang berada di Desa Kedungtukang Kecamatan Jatibarang Kabupaten Brebes telah menjadi embrio di kabupaten Brebes, mengingat sejauh ini kesiapannya sudah mulai memasuki babak baru.

"Kita berharap dengan perpustakaan atau Rumah Literasi Waskita sekarang ini bisa terealisasi dan sesuai tujuan awal yakni mencetak generasi yang unggul dan cerdas serta berkarakter nantinya," tambahnya.

Sementara itu, Kursin, Kasi Pembinaan dan Pengembangan Perpustakaan dari Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Brebes menjelaskan bahwa keterbatasan kemampuan sumberdaya yang dimiliki pemerintah mengharuskan peran aktif masyarakat dan para pemangku kepentingan lainnya untuk membantu menumbangkan budaya Literasi, terutama kebiasaan membaca dan menulis.

"MASIGAB sebagai salah satu stakeholder pemerintah daerah sangat membantu karena telah berkomitmen untuk mengembangkan Perpustakaan berbasis inklusi sosial," jelasnya saat mendampingi Konsultasi Perpustakaan Nasional mengunjungi Perpustakaan atau Rumah Literasi Waskita.

Hal senada juga di sampaikan oleh, Badiatul Chusnia selaku konsultan Perpusnas mengungkapkan sangat bangga dan mengapresiasi kepada MASIGAB sebagai organisasi yang menjadi mitra Daerah dalam rangka menumbuhkan minat baca dan menulis.

"sejauh ini MASIGAB dengan Perpustakaan nya atau Rumah Literasi nya sudah sangat siap Perpustakaan desa berbasis inklusi sosial mengingat dari segi sarana dan prasarana sudah tersedia dari hal koleksi buku, komputer, server, sehingga Pemerintah Daerah tentunya berkewajiban untuk melatih pengelolaan perpustakaan nanti," ungkapnya. (Red/Eko/Tim)

Tags

a

TMMD

 

Related News