Berkat Komsos Intensif, Satgas Yonif 742/SWY Terima Senpi Warga Perbatasan

Kamis, 13/06/2024 - 18:21
Penyerahan senpi dari warga perbatasan
Penyerahan senpi dari warga perbatasan

Klikwarta.com, Nananoe, – Seorang warga perbatasan berinisial OM (31) dengan sukarela menyerahkan 1 pucuk senjata api (senpi) jenis Musket Rifle kepada Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif 742/Satya Wira Yudha Pos Nananoe yang bertempat di Dusun Haliwen, Desa Dubesi, Kecamatan Nanaet Dua Besi, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Letak desa tersebut memang dekat dengan garis batas antara negara Indonesia-Timor Leste.

Acara penyerahan senjata oleh OM tersebut bersamaan dengan kegiatan peresmian renovasi bangunan SMPN Satap Tubaki pada hari ini, Kamis (13/6/2024).

Hadir dalam acara peresmian renovasi dan penerimaan senjata api dari OM tersebut Dansatgas Letkol Inf Trijuang Danarjati, S.A.P., yang menyatakan bahwa dirinya berterima kasih kepada warga yang telah menyerahkan secara sukarela senjata api miliknya.

"Selaku Dansatgas, saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak OM terkait kesadarannya menyerahkan senjata api jenis Musket Rifle kepada kami. Kami terima dan akan dimusnahkan sesuai prosedur. Saya berharap juga warga yang masih menyimpan senjata api, kiranya berkenan untuk menyerahkan kepada kami," tukas Letkol Inf Trijuang Danarjati.

Dalam kegiatan tersebut, Letkol Inf Trijuang Danarjati juga menegaskan bahwa apa yang diresmikan hari ini merupakan bentuk kerjasama TNI dengan warga untuk meningkatkan mutu pendidikan anak di daerah perbatasan.

"Semoga gedung ini menjadi lebih bermanfaat bagi pendidikan anak di perbatasan. Saya mengucapkan terima kasih kepada warga dan Dankipam III yang sudah merenovasi bangunan gedung sekolah ini," imbuhnya.

.

Sementara itu, dihubungi terpisah, Komandan Pos Nananoe Letda Inf Mahandiva Archi Arrachman, S.Tr(Han) mengatakan bahwa adanya penyerahan senjata api oleh warga perbatasan tersebut merupakan wujud dari kedekatan pembinaan teritorial berupa komunikasi sosial (komsos) baik berupa saling tegur sapa, mengobrol dan sebagainya dengan warga bersangkutan.

"Kebetulan rumah beliau dekat, sehingga dengan komsos dialogis yang sering dilakukan secara intens oleh Pos Nananoe, puji syukur jadi berhasil merebut hati rakyat atau winning the heart dan beliau berkenan menyerahkan senjata api yang merupakan peninggalan orang tuanya yang merupakan pejuang di Timor-Timur," papar Letda Archi.

Dalam kegiatan yang berjalan aman dan lancar tersebut turut dihadiri pula oleh Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Belu yang diwakili oleh Kabid GTK Fransisco Ramos, S.I.P., Camat Nanaet Duabesi Lusianus Loko Rain, Kepala Sekolah SMPN Satap Tubaki Marselinus Haleasan, S.Pd., serta Pater Pastor Paroki Gereja Laktutus, Sekretaris Dinas terkait, Kepala Desa Fohoeka, Kepala Desa Dubesi, Kepala Desa Nananoe, Kepala Desa Nanaet, Kepala Sekolah SMPN Laktutus, Kapolsek Tasbar, Kapospol Laktututus, Danpos Satgas Ter, para orang tua dan wali siswa, Tokoh Adat dan Tokoh Pemuda setempat yang turut memberikan apresiasi positif atas acara peresmian dan penyerahan senjata tersebut. 

(Kontributor : Arif)

Related News