Ibuku Super Hero Kecil Aku

Kamis, 13/06/2024 - 22:57
foto/arsip Talmajim Ryanifian
foto/arsip Talmajim Ryanifian

Oleh: Talmajim Ryanifian (mahasiswa politeknik jakarta)

Setiap ibu pasti berusaha melakukan hal yang terbaik untuk anak-anaknya. Jalan berliku yang sulit untuk dilalui ia tempuh dengan penuh perjuangan. Apapun akan ia lakukan agar anaknya menjadi anak yang berguna dan taat pada agama nya. Doa dan tangis ia sampaikan kepada Tuhan, ia berharap Tuhan terus menjaga dan menyertai setiap Langkah.

Setelah mendengar kata ibu, yang terpikirkan oleh orang-orang biasanya adalah kebaikan dan kasih sayang seorang ibu kepada anaknya tanpa mengharapkan imbalan dari buah hatinya. Semua hal yang berhubungan dengan indah dan haru pasti terdapat di dalam kata “Ibu”.

Sejak aku kecil, aku kehilangan sosok seorang ayah ia yang selalu memberikan pembelajaran kepada ku dan bukan itu saja ia juga selalu tempat aku berlindung setiap aku kenapa-kenapa pelukan dan ucapanya yang selalu membuat aku merasa selalu aman dan nyaman berada disisinya dan kini ia telah tiada untuk selama-lamanya.

Kini aku bercerita dan perkeluh kesah Bersama ibuku semenjak ayah tiada ibuku menganti sosok ayah di dalam hidup anak-anaknya beban semakin berat untuk ia lewati dan tanggung jawaban kepada anak-anak nya harus terpenuhi

Disuatu saat aku berumur 15 tahun aku menerima perlakuan yang tidak baik dari ibuku. Tetapi di umurku yang sekarang, cara menilai dan memandang ibuku sudah jauh berbeda dibandingkan ketika aku masih kecil.

Aku  tersadar bahwa ibuku melakukannya karena ia berpikir kalau hal itu adalah cara terbaik untuk mendidik anaknya. Seorang ibu mempunyai beban sendiri yang tidak ingin diketahui anaknya. Di saat ia tak sanggup untuk menghadapi beban tesebut, ia melampiaskan semua yang di benaknya kepada ku walaupun ia sebenarnya tidak ingin melakukan hal itu Banyak sekali perjuangan yang ia lakukan terhadap keluarganya ibuku bekerja mencari uang agar anaknya merasakan kehidupan yang layak dan nyaman seperti anak yang lainnya.

Pernah disaat ia sedang merasakan sakit, ia terbaring lemah di tempat tidurnya. beliau memintaku untuk memijitkan kakinya dan aku bergegas untuk memijitkan kaki seorang ibu dan aku mengucapkan ibu kenapa ia membalas ucapakan ku gpp ko, ia menutupi agar aku tidak khawatir.

Pernah suatu malam saat aku sedang melewati kamar orangtuaku, disaat itu aku mendengar ibuku sedang berdoa dengan suara isak tangis. Aku menuju pintu dan melihat ibuku yang sedang berdoa. Disitu aku mendengar namaku disebut di dalam doanya. Ibu berdoa agar Tuhan menjaga dan melindungiku disetiap waktu, untuk kesehatanku, pendidikanku, menjadi anak yang patuh dan menjalankan perintah Tuhan, dan berdoa agar Tuhan mengampuni segala dosa yang aku perbuat.

Ibuku sangat baik, ia terus mendoakan ku setiap hari. Ia selalu mendoakanku terkadang aku selalu membuat dia marah dengan perlakuan ku, sering melawan dan membohonginya. Aku sangat menyesal akan perbuatanku terhadap ibu.

Aku belum bisa membahagiakan ibu yang telah melahirkanku. Hanya kata maaf yang bisa ku sampaikan kepada ibuku atas segala perbuatanku yang tidak baik terhadap dirinya.Ibu, terimakasih karena telah merawat, menjaga, berdoa, dan memberiku kasih sayang dengan caramu sendiri.

Memang aku tidak bisa menggantikan setiap lelah yang ibu perjuangkan untukku, tetapi aku akan berusaha menjadi harapan terbaik yang ibu miliki. Kasih seorang ibu tidak pernah lekang oleh waktu. Aku menyayangimu Ibu.

Tags

Related News