Marak Pencabulan Anak, Cak Dedi: Perlu Penguatan Sila ke-2 Pancasila  

Senin, 08/08/2022 - 11:40
Hadi Dediansyah saat menggelar sosialisasi wawasan kebangsaan dengan tema Pentingnya Pancasila Pada Kehidupan Berbangsa dan Bernegara, Minggu (7/8/2022).
Hadi Dediansyah saat menggelar sosialisasi wawasan kebangsaan dengan tema Pentingnya Pancasila Pada Kehidupan Berbangsa dan Bernegara, Minggu (7/8/2022).

Klikwarta.com, Kasus pencabulan pada anak yang terjadi di beberapa hari sebelumnya kembali marak. Hal ini menunjukkan potret buruk di masyarakat.

Anggota DPRD Jatim Hadi Dediansyah mengatakan, kasus pencabulan yang terjadi saat ini akibat masyarakat kurang memahami arti Pancasila, khususnya aila ke-2 dalam kehidupan sehari- hari.

"Kasus cabul terjadi karena tidak memahami arti Pancasila khususnya sila ke dua yakni Kemanusiaan Yang Adil Beradab, " ujar Hadi Dediansyah saat menggelar sosialisasi wawasan kebangsaan dengan tema Pentingnya Pancasila Pada Kehidupan Berbangsa dan Bernegara, Minggu (7/8/2022).

Politisi asal Partai Gerindra Jatim ini mengaku prihatin melihat kejadian pencabulan yang terjadi hampir di beberapa daerah Jawa Timur. Maka, peran dari sosialisasi Wawasan kebangsaan ( Wasbang ) di selenggarakan untuk mencegah kejadian- kejadian seperti kasus pencabulan pada anak.

Anggota DPRD Jatim yang berasal dari dapil 1 (Surabaya) menjelaskan, bahwa wawasan kebangsaan ini penting di sampaikan ke masyarakat karena akhir - akhir ini rasa cinta, peduli dan kemanusiaan mulai agak berkurang.

"Peran wawasan kebangsaan yang di gelar DPRD Jatim ini bisa untuk menyampaikan pesan- pesan moral pada masyarakat agar hal- hal negatif yang bertentangan dengan nilai- nilai pancasila bisa di antisipasi," terangnya. 

Cak Dedi berharap dengan wawasan kebangsaan ini masyarakat tidak lagi berbuat hal- hal  semacam kasus cabul terhadap anak karena pelaksanaan wawasan kebangsaan sudah di gencarkan di seluruh Jawa timur.

Politisi asal Partai Gerindra ini menegaskan, terkait masalah hukum bagi para pelaku cabul, penegak hukum harus benar- benar memberikan sanksi  yang tegas sehingga efek jerah. 

Menurutnya, anak- anak sebenarnya membutuhkan perlindungan. Apalagi sudah ternoda dengan kasus semacam pencabulan ini, maka masa depan anak ini bisa gagal. Untuk itu, pelaku- pelaku pencabulan terhadap anak harus di berikan sanksi sesuai undang - undang yang berlaku.

"Wawasan Kebangsaan sangat positif sekali,sangat penting di terapkan atau di sosialisasikan agar sifat yang bertentangan dengan pancasila bisa di antisipasi. Paling tidak di peringatkan secara dini karena akhir- akhir ini wasbang terhadap nilai pancasila, UUD 45, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI sangat minim di terima di tengah masyarakat, " pungkas Anggota Komisi E DPRD Jatim. 

(Pewarta: Supra)

Related News