Maruarar Sirait Dipanggil Prabowo ke Bali, Ada Apa?

Minggu, 19/05/2024 - 21:39
Politikus Gerindra Maruarar Sirait ditemui awak media saat Hadir di acara "tribute to Akbar Tandjung Maestro Aktivis Indonesia" di Gedung Nusantara IV MPR/DPR/DPD RI, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (19/5/2024).
Politikus Gerindra Maruarar Sirait ditemui awak media saat Hadir di acara "tribute to Akbar Tandjung Maestro Aktivis Indonesia" di Gedung Nusantara IV MPR/DPR/DPD RI, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (19/5/2024).

Klikwarta.com, Jakarta - Politikus Gerindra Maruarar Sirait atau sering disapa Ara ini merespon pertanyaan apakah dirinya sudah mengetahui jika ada pembicaraan terkait bursa nama-nama menteri pemerintahan Prabowo kelak.

Ara mengaku bahwa dirinya hanya dipanggil oleh Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus presiden terpilih, Prabowo Subianto, ke Bali.

"Tidak ada (pembicaraan). Tidak ada. Hari ini saya dipanggil Pak Prabowo ke Bali untuk berbicara malam ini. Untuk berdiskusi biasa saja. Sekarang saya mau ke Bali karena dipanggil beliau diskusi biasa saja," kata Maruarar ditemui media  di Gedung Nusantara IV MPR/DPR/DPD RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (19/5/2024).

Menurutnya, ia akan diajak berdiskusi oleh Prabowo di Bali. 

Maruarar mengatakan sudah biasa berdiskusi dengan Prabowo. Sebab menurutnya, Prabowo juga orang yang menerima kritik maupun saran. 

Sosok Prabowo yang seperti itu, nilai Maruarar, mirip dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). 

Ia pun ditanya apakah dalam diskusi itu dimungkinkan ada pembahasan politik. Ara tak menampik bisa saja diskusi itu juga bicara tentang politik.

Ia pun mencontohkan bagaimana dirinya pernah berbincang dengan Prabowo soal program makan siang gratis yang bakal dijalankan pada pemerintahan ke depan. 

"Sahabat Bang Ara, organisasi yang ada itu kita sudah melakukan simulasi, misalnya makan siang gratis. Tentu kita bisa memberikan masukan karena kita sudah membuat di banyak kota di Indonesia. Kita sudah melaksanakan dengan peserta ribuan orang juga," pungkas Ara. (*)

(Kontributor : Arif)

Related News