Pemkot Bitung Teken MoU dengan Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik

Sabtu, 14/05/2022 - 01:50
Wali Kota Bitung, saat teken MoU, Kamis (12/5/2022)
Wali Kota Bitung, saat teken MoU, Kamis (12/5/2022)

Klikwarta.com, Bitung - Wali Kota Bitung, Maurits Mantiri, melakukan MoU bersama Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik, secara virtual. Jumat (13/5/2022). Penandatanganan MoU tersebut, juga dilakukan secara langsung di Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik Yogyakarta, oleh Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Bitung, Rita Mantiri Tangkudung.

Sementara itu, Wali Kota Bitung melakukan penandatanganan MoU secara virtual,.dari rumah jabatan Wali Kota Bitung. Selain itu, Wali Kota Bitung juga melakukan kerja sama terkait pengembangan Industri Kecil dan Menengah Kerajinan dan Batik Kota Bitung tentang optimalisasi teknologi proses pengembangan desain batik, canting cap dan contoh produk batik khas Kota Bitung.

Sebelum dilakukan penandatanganan kedua kerjasama itu, Wali Kota Bitung terlebih dahulu memberi apresiasi kepada Kepala Balai Besar Kerajinan dan Batik (BBKB) beserta jajaran yang telah berkenan memfasilitasi kegiatan ini.

Wali Kota pun menyatakan Pemerintah Kota Bitung sangat mendukung upaya konkrit Dekranasda untuk mengembangkan kerajinan dan batik di Kota Bitung.

"Kami yakin, melalui kerja sama dengan BBKB, upaya dekranasda tidak hanya akan menghasilkan Output Produk Kerajinan dan Batik yang berkualitas serta berdaya saing, tetapi juga akan membawa dampak positif bagi pemberdayaan masyarakat khususnya pengrajin, penciptaan lapangan usaha baru, serta semakin teredukasinya masyarakat dalam menggunakan dan melestarikan batik sebagai warisan budaya," Kata Mantiri.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Kota Bitung, menyampaikan, bahwa tiga desain batik yang diserahkan ke BBKB adalah hasil lomba yang digelar dari tahun 2021 dengan menghasilkan tiga pemenang yakni juara 1, 2 dan 3.

"Ketiga desain itu diserahkan ke Balai BBKB untuk dikaji agar memenuhi kaidah-kaidah batik mengingat tidak semua desain batik bisa diterapkan pada kain," pungkas Rita Mantiri.(*)

Related News