Warga Kediri Curhat ke Sri Hartatik Soal Kesulitan Dapatkan Pupuk Subsidi

Kamis, 08/02/2024 - 13:07
Anggota DPRD Jarim, Sri Hartatik saat serap aspirasi di Kecamatan Kandat, dan Kec. Kras Kabupaten Kediri, Selasa (23/1/2024) lalu.
Anggota DPRD Jarim, Sri Hartatik saat serap aspirasi di Kecamatan Kandat, dan Kec. Kras Kabupaten Kediri, Selasa (23/1/2024) lalu.

Klikwarta.com, Kediri - Permasalahan pupuk, Jalan rusak, dan salura irigasi di persawahan menjadi keluhan dan masukan masyarakat di Kabupaten Kediri. Hal ini disampaikan Anggota DPRD Jarim, Sri Hartatik saat serap aspirasi di Kecamatan Kandat, dan Kec. Kras Kabupaten Kediri, Selasa (23/1/2024) lalu.

Menurut Sri Hartatik untuk pupuk subsidi ini ada warga Kecamatan Kandat mengeluhkan susahnya mendapatkan pupuk jika dibandingkan  pada jaman dulu. Menjawab pertanyaan tersebut Sri Hartitik mengatakan permasalahan tersebut akan disampaikan  ke pemerintah baik pusat dan Provinsi. Bahkan pihaknya sudah ke pemerintah pusat untuk membahas pupuk subsidi tersebut. Dia menilai pemerintah perlu turun memperbaiki data dan juga menggencarkan sosialisai penggunaan pupuk non-organik.

“Hasil diskusi dan Keluhan warga akan kami tampung dan yang kaitannya dengan urusan Jawa Timur dan akan kami sampaikan ke provinsi dan apabila masalahnya di kabupaten akan kami sampaikan ke legislatif dan pemkab kediri. Maka kolaborasi ini penting dilakukan untuk bersama – sama menyelesaikan dan mewujudkan keluhan masyarakat,”katanya.

Soal irigasi sawah ini,  pihaknya  meminta  kepada pemerintah Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur, serta Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas untuk duduk bareng menyelesaikan masalah irigasi persawahan di Kabupaten Kediri yang berada di sekitar sungai Brantas.

“Sistem Irigasi sawah ini sangat dikeluhkan para petani di kediri. karena itu baik pemerintah baik kabupaten, Provinsi dan BBWS Brantas untuk mengatasi masalah tersebut. Dengan memberikan bantuan sudetan pintu air, ataupun normalisasi di sekitar di wilayah sungai brantas,”katanya.

Terkait, peternakan lele dan pelaku UMKM dikeluhkan warga ia menyampaikan pemerintah harus hadir dan membantu para peternak dan pelaku UMKM tersebut dengan membekali pelatihan dan pendampingan untuk proses pemasaran baik oleh pemerintah kabupaten/Provinsi.

Selain itu juga pihaknya, menyampaikan agar pemerintah kabupaten Kediri untuk memberikan kemudahan pelayanan kesehatan ke warganya. Dimana saat serap aspirasi mendapatkan masukan warga tidak mendapatkan KIS, PKH kemudian perangkat desa, kecamatan selalu dipersulit untuk mengurus masalah kesehatan.

“Kami minta Pemkab kediri segera melakukan perbaikan SDM nya agar masyarakat dapat mudah memperoleh kemudahan pelayanan. Untuk provinsi melalui Dinsos untuj mendata ulang kembali atau bekerjasama dengan pemkab kediri. Sekali lagi Maka kolaborasi ini penting dilakukan untuk bersama–sama menyelesaikan dan mewujudkan keluhan masyarakat", pungkasnya.

ADVERTORIAL

Related News