Daop 4 Semarang Tidak Terimbas Kecelakaan Kereta Api di Bandung

Jumat, 05/01/2024 - 11:44
Perjalanan kereta api di Daop 4 Semarang tetap lancar dan tidak terimbas kecelakaan kereta api di Bandung Raya.
Perjalanan kereta api di Daop 4 Semarang tetap lancar dan tidak terimbas kecelakaan kereta api di Bandung Raya.

Semarang, Klikwarta.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 4 Semarang meyakinkan tidak ada dampak operasional KA di stasiun-stasiun wilayah Daop 4 Semarang. akibat peristiwa Kecelakaan Kereta Api (KKA) antara KA Turangga relasi Surabaya Gubeng - Bandung di Cicalengka Kabupaten Bandung pada Jumat (5/1) pukul 06.03 WIB.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo menyampaikan bahwa untuk di wilayah Daop 4 Semarang tidak ada KA yang terganggu akibat kejadian tersebut.

Baca : Kereta Api 350 Commuter Line dengan Kereta Api 66 Turangga Tabrakan

Jalur rel antara Haurpugur - Cicalengka untuk sementara tidak dapat dilalui akibat kecelakaan ini. Jalur tersebut merupakan jalur kereta api lintas selatan yang menghubungkan Bandung menuju Kroya, Yogyakarta hingga Solo.

“Sedangkan untuk di wilayah jalur utara yang salah satunya termasuk wilayah Daop 4 Semarang, tidak ada imbas gangguan maupun keterlambatan KA,” jelasnya.

KAI saat ini sedang berusaha melakukan upaya evakuasi kepada para penumpang di 2 KA yang mengalami musibah tersebut. Upaya selanjutnya dari KAI adalah melakukan upaya evakuasi 2 rangkaian kereta api dan perbaikan jalur rel yang mengalami kerusakan.

Bagi perjalanan kereta yang akan melintas di wilayah Haurpugur - Cicalengka, KAI akan melakukan upaya rekayasa pola operasi berupa jalan memutar dan pengalihan menggunakan angkutan lain.

KAI juga akan melakukan investigasi bersama KNKT untuk mengetahui penyebab kecelakaan. Informasi lebih lanjut terkait kejadian ini akan kami sampaikan pada kesempatan selanjutnya.

Untuk update penumpang di masa Posko Angkutan Nataru 2023/2024, di wilayah Daop 4 Semarang selama 15 hari yang dimulai tanggal 21 Desember 2023 hingga 4 Januari 2024 terdapat sebanyak 349.365 pelanggan atau rata-rata 23.291 pelanggan per hari yang menggunakan moda transportasi kereta api.

Sedangkan untuk keterisian tempat duduk untuk periode tanggal 5 hingga 7 Januari 2024, okupansinya rata-rata baru terisi 49 persen dari sisa tempat duduk yang disediakan total sebanyak 60.207 atau 20.069 tempat duduk per harinya.

“KAI tetap mengimbau kepada seluruh pelanggan agar memakai masker dan menjaga kebersihan dengan cara rutin mencuci tangan untuk menjaga diri dari virus-virus yang berpotensi menjangkit seperti Covid-19,” pungkas Franoto. 

Pewarta: Fajar

Related News