Ambal Warsa Kartasura ke-346, Doa Lintas Agama Gaungkan Persatuan

Jumat, 02/10/2026 - 21:13
Ambal Warsa Kartasura ke-346

Ambal Warsa Kartasura ke-346

Klikwarta.com, Sukoharjo - Ambal Warsa Kartasura ke-346 resmi dimulai. Pembukaan rangkaian peringatan sejarah Kartasura tersebut berlangsung meriah dengan Festival Seni Budaya dan Ekonomi Kreatif Kartasura (Festra), Kamis (1/10/2026) malam.

Yang menarik, pembukaan diawali dengan doa lintas agama yang diikuti para pemuka dari enam agama. Doa bersama tersebut menjadi simbol keberagaman sekaligus harapan agar Kartasura menjadi bagian dari gerakan menuju Indonesia yang damai, bersatu dan sejahtera.

Rangkaian Ambal Warsa Kartasura ke-346 akan berlangsung mulai 1 hingga 11 Oktober 2026. Berbagai kegiatan seni, budaya dan ekonomi kreatif akan digelar hingga puncaknya melalui Kirab Budaya dan Kartasura Royal Ethno Carnival pada 11 Oktober.

Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si. Ketua Panitia Ambal Warsa Kartasura mengatakan, kegiatan malam tersebut menjadi awal dari rangkaian peringatan Ambal Warsa Kartasura selama 11 hari.

“Semua pemuka agama dari enam agama besar di Indonesia hadir berdoa bersama, memberikan harapan dari Kartasura menuju Indonesia yang damai dan sejahtera. Itulah tema yang kami angkat pada kegiatan malam hari ini,” ujarnya.

.

DPRD Sukoharjo Apresiasi Ambal Warsa Kartasura

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Sukoharjo, Reza Rizki Ramadan, turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya Ambal Warsa Kartasura ke-346.

Menurut Reza, kegiatan tersebut bukan sekadar perayaan ulang tahun Kartasura, tetapi juga menjadi ruang untuk menghidupkan kembali seni dan budaya sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat.

“Saya sangat mengapresiasi terselenggaranya Ambal Warsa Kartasura ke-346. Pada malam hari ini sangat meriah, dibuka dengan doa dari beberapa tokoh pemuka agama, kemudian dilanjutkan dengan tari dan angklung. Sangat luar biasa,” kata Reza.

Ia berharap kegiatan seni dan budaya yang digelar di Kartasura dapat memperoleh dukungan lebih besar dari Pemerintah Kabupaten Sukoharjo.

Reza juga mendorong agar Dinas Pariwisata serta Dinas Kebudayaan memberikan dukungan lebih optimal terhadap kegiatan kebudayaan yang melibatkan masyarakat.

“Saya berharap bantuan-bantuan dari Pemerintah Kabupaten Sukoharjo bisa lebih disalurkan untuk acara-acara seperti ini. Saya juga memohon kepada Dinas Pariwisata dan Dinas Kebudayaan agar lebih memberikan dukungan dan bantuan, sehingga acara seperti ini bisa terselenggara lebih baik dan semakin meriah,” ujarnya.

.

Dari Kartasura untuk Indonesia

Semangat persatuan menjadi pesan kuat dalam pembukaan Ambal Warsa Kartasura ke-346. Doa lintas agama menunjukkan bahwa keberagaman dapat menjadi kekuatan dalam menjaga kebersamaan.

Sementara pertunjukan seni, tari dan angklung menjadi gambaran bahwa warisan budaya tidak hanya dirawat sebagai peninggalan sejarah, tetapi juga dapat terus dihidupkan melalui kreativitas generasi masa kini.

Rangkaian Ambal Warsa Kartasura ke-346 akan berlanjut hingga 11 Oktober 2026 dengan berbagai agenda budaya dan ekonomi kreatif.

Puncaknya, masyarakat akan disuguhi Kirab Budaya dan Kartasura Royal Ethno Carnival, yang menjadi penutup rangkaian peringatan Ambal Warsa Kartasura tahun ini.

Dari Kartasura, semangat kebudayaan dan persatuan kembali digaungkan untuk Indonesia.

Indonesia bersatu. Hiduplah tanahku, hiduplah negeriku.

(Kontributor : Widyo)

Berita Terkait