Jember Bersholawat Jadi Panggung Persatuan, Gus Fawait Tegaskan Pelayanan Publik untuk Semua Warga

Kamis, 06/08/2026 - 18:54
Jember Bersholawat Jadi Panggung Persatuan

Jember Bersholawat Jadi Panggung Persatuan

Klikwarta.com, Jember - Pemerintah Kabupaten Jember memanfaatkan momentum Jember Bersholawat sebagai ajang memperkuat persatuan sekaligus menyampaikan arah pembangunan daerah yang berorientasi pada pelayanan masyarakat. Kegiatan yang digelar di Alun-Alun Jember, Rabu (5/8/2026), itu menjadi rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Ratusan warga memadati lokasi kegiatan. Hadir pula K.H.R. Ahmad Azaim Ibrahimy, tokoh agama dari berbagai agama dan kepercayaan, serta jajaran pemerintah pusat dan daerah. 

Kehadiran lintas elemen tersebut menjadi simbol kerukunan yang selama ini dijaga di Kabupaten Jember.

Dalam sambutannya, Bupati Jember Gus Muhammad Fawait menegaskan bahwa keberagaman bukanlah perbedaan yang memisahkan, melainkan modal utama untuk membangun daerah. 

Menurutnya, semangat persaudaraan harus diwujudkan melalui kerja sama dan pelayanan publik yang dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang.

Karena itu, Pemkab Jember terus mendorong berbagai inovasi pelayanan. Di bidang administrasi, pemerintah menghadirkan kemudahan layanan kependudukan dan perizinan agar lebih cepat, mudah dijangkau, dan efisien bagi masyarakat di seluruh wilayah.

Sementara di sektor kesehatan, pemerintah memperluas akses layanan melalui program berobat gratis bagi seluruh warga ber-KTP Jember. Program Homecare juga terus diperkuat untuk memastikan masyarakat miskin ekstrem memperoleh pelayanan kesehatan langsung di rumah ketika membutuhkan.

Komitmen peningkatan kualitas sumber daya manusia juga menjadi perhatian pemerintah daerah. Salah satunya melalui program beasiswa pendidikan yang kini memberikan ruang lebih luas bagi kalangan santri untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Gus Fawait berharap Jember Bersholawat tidak hanya menjadi agenda keagamaan tahunan, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. 

Menurutnya, setiap penyelenggaraan kegiatan berskala besar turut menggerakkan roda perekonomian pelaku UMKM, pedagang kaki lima, hingga usaha kecil di sekitar lokasi acara.

Ia menegaskan, pembangunan Jember tidak hanya diukur dari berdirinya infrastruktur, tetapi juga dari terjaganya kerukunan masyarakat, menguatnya nilai-nilai keagamaan, dan hadirnya pelayanan publik yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh warga.

"Semoga setiap lantunan sholawat menjadi doa bagi keberkahan Kabupaten Jember. Kami ingin Jember terus tumbuh sebagai daerah yang rukun, religius, maju, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat," ujar Gus Fawait. (Maria) 

Berita Terkait