Dandim dan Kapolres Batang Jawa Tengah Bersama Warga Papua
Klikwarta.com, Batang - Dandim 0736/Batang Letkol Kav Henry RJ Napitupulu dan Kapolres Batang AKBP Edi Suranta Sinulingga mengambil sikap mengumpulkan warga asal Papua, Langkah tersebut diambil untuk menjamin keamanan dan kenyaman warga Papua di Kota Batang. Selasa (03/9/19).
Menurutnya Ia bersama Kapolres Batang sengaja mengumpulkan pelajar atau warga asal Papua karena adanya dugaan tindakan rasisme yang diterima sejumlah mahasiswa Papua di Malang dan Surabaya yang lalu berujung pada pecahnya kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin 19 Agustus 2019. Kejadian tersebut terjadi setelah Indonesia baru merayakan HUT Kemerdekaan ke-74.
Bahkan Dandim 0736/Batang menegaskan pihaknya siap memberikan jaminan rasa aman dan nyaman kepada warga Papua yang tinggal dan belajar di Kabupaten Batang.
TNI dan Polri akan selalu berada di tengah-tengah rakyat tanpa memandang suku, agama, golongan, serta dari mana asalnya. Karena, salah satu tugas pokok TNI melindungi segenap warga negara dan seluruh tumpah darah Indonesia,” ucapnya.
Kami TNI dan Polri di Batang menjamin keamanan warga Papua di Batang. Harapan kami dengan bersilaturahmi bersama ini dapat merajut kebhinekaan untuk keutuhan NKRI, terutama di Batang. Semoga semua bisa bersinergi, bersatu padu untuk keutuhan NKRI," pungkasnya.
Calvin Hendrik Wenggi, salah seorang pelajar putra asal Papua yang menempuh studi di SMK Kandeman Kabupaten Batang, merasa senang dan terharu dapat menempuh pendidikan dan menimba ilmu bersama teman - teman. Ia mengaku nyaman dan betah tinggal di Batang. kami diterima dengan baik di Batang, dan di Batang kami bisa bertukar budaya, tutur Wenggi.
"Saya berharap situasi di Papua kembali aman dan damai, kepada Warga Papua, jangan mudah terprovokasi dan jangan mudah emosi, karena kita semua saudara, Papua Untuk Indonesia," pungkasnya.(Red/Iw/CN)








