Ruang Kelas Terdampak Pelebaran Jalan, 18 Siswa SDN 1 Srigonco Belajar di Laboratorium

Kamis, 23/07/2026 - 16:01
Ruang Kelas Terdampak Pelebaran Jalan, 18 Siswa SDN 1 Srigonco Belajar di Laboratorium

Ruang Kelas Terdampak Pelebaran Jalan, 18 Siswa SDN 1 Srigonco Belajar di Laboratorium

Klikwarta.com, Malang - Proyek pelebaran jalan nasional yang menghubungkan Kecamatan Bantur dengan kawasan wisata Pantai Balekambang masih menyisakan persoalan bagi SD Negeri 1 Srigonco, Kabupaten Malang. Hingga kini, sekolah tersebut belum memperoleh ruang kelas pengganti setelah salah satu bangunannya dibongkar karena terdampak proyek.

Sejak ruang kelas dibongkar pada April 2026, sebanyak 18 siswa terpaksa menjalani kegiatan belajar mengajar di ruang laboratorium. Sebelumnya, para siswa bahkan sempat belajar di musala sekolah akibat keterbatasan ruang.

Kepala SDN 1 Srigonco mengatakan, rencana pelebaran jalan sebenarnya telah disosialisasikan sejak 2019. Menindaklanjuti hal tersebut, pihak sekolah mengajukan proposal pembangunan fasilitas pengganti kepada Bupati Malang dan Dinas Pendidikan Kabupaten Malang pada awal 2022.

Proposal itu mencakup pembangunan ruang kepala sekolah, ruang guru, ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS), serta ruang kelas pengganti yang terdampak penataan lahan.

"Sudah dua kali kami mengajukan proposal kepada Bupati dan Dinas Pendidikan. Yang diajukan meliputi ruang kepala sekolah, ruang guru, ruang UKS, serta ruang kelas pengganti," ujarnya, Kamis (23/7/2026).

Menurut dia, hingga kini sekolah belum menerima kompensasi maupun realisasi pembangunan gedung baru. Padahal, saat sosialisasi pada 2019 disebutkan akan ada bantuan sebesar Rp 211 juta.

Menjelang pembongkaran bangunan, pihak sekolah kembali mendapat informasi bahwa akan memperoleh bantuan sekitar Rp 370 juta melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Malang untuk pembangunan ruang kelas pengganti.

Namun, hingga pertengahan 2026 bantuan tersebut belum juga terealisasi. Akibatnya, proses belajar mengajar harus dipindahkan ke ruang laboratorium yang sebelumnya dibersihkan dan dirapikan melalui kerja bakti bersama para wali murid agar layak digunakan sebagai ruang kelas.

Keterbatasan sarana itu, lanjut dia, turut memengaruhi proses pembelajaran dan berdampak pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).

Saat ini SDN 1 Srigonco memiliki 125 siswa dengan dukungan 12 tenaga pendidik dan tenaga kependidikan.

Pihak sekolah berharap Pemerintah Kabupaten Malang bersama instansi terkait segera merealisasikan pembangunan ruang pengganti agar kegiatan belajar mengajar dapat kembali berlangsung normal dan para siswa memperoleh fasilitas pendidikan yang memadai.

Pewarta : Edy

Berita Terkait