Wakil Ketua DPD PAN Jawa Timur sekaligus Wakil Bupati Blitar Rahmat Santoso (duduk paling kanan) Bersama Pengurus PAN Jawa Timur dan Ketum PAN Zulkifli Hasan
Klikwarta.com, Blitar - Wakil Bupati (Wabup) Blitar Rahmat Santoso dijadwalkan menghadiri acara pembekalan bagi pengurus partai politik (parpol) untuk berpolitik yang anti korupsi di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta (25/5/2022).
Di lembaga antirasuah itu, pada sesi dialog Wabup Rahmat juga sempat memberikan ceramah dalam pandangannya terkait membangun kesadaran berpolitik yang tidak terkontaminasi Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN). Dikatakannya, acara pembekalan antikorupsi ini merupakan program Politik Cerdas Berintegritas (PCB) dari KPK.
"Ini tindaklanjut program executive breafing kepada pimpinan dan pengurus partai politik dari KPK. Alhamdulillah kami dari PAN menjadi yang pertama ke KPK untuk menerima pembekalan antikorupsi," ungkapnya diterima Klikwarta.com.
Terkait penyampaian materi ceramah yang ia berikan, Wabup Rahmat membawa materi perihal tindak pidana korupsi dan membangun integritas partai politik. Kemudian ia juga sempat menyinggung persoalan bagaimana membangun kesadaran berpolitik dengan bersih tanpa unsur-unsur KKN.
Menurut Wakil Ketua DPD PAN Jawa Timur ini, membangun kesadaran berpolitik yang bersih sangat penting bagi para politisi termasuk para pengurus partai politik. Sebab, perilaku yang koruptif itu sangat merugikan negara dan bangsa bahkan merusak langkah-langkah memajukan negara maupun masyarakat.
Lebih lanjut, Rahmat ke KPK tidak sendirian melainkan bersama Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan beserta para pengurus PAN di Indonesia.
"Iya, hari ini kita ke KPK bersama pengurus PAN dari seluruh daerah dan Pak Ketum juga," tutupnya.
(Pewarta : Faisal NR)








