Kapolda Jatim Gelar Doa Bersama Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan

Jumat, 24/11/2023 - 20:43
Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto bersama keluarga korban tragedi Kanjuruhan di Kota Batu, Kamis (23/11)

Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto bersama keluarga korban tragedi Kanjuruhan di Kota Batu, Kamis (23/11)

Klikwarta.com, Kota Batu - Kegiatan doa bersama yang diadakan Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Imam Sugianto, di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Batu pada Kamis (23/11/2023), menjadi langkah nyata dalam mengekspresikan kepedulian terhadap keluarga korban tragedi Kanjuruhan. Dalam acara tersebut, 79 perwakilan keluarga korban, seluruh Kapolres Jajaran Polda Jatim, Bhayangkari, Forkopimda Malang Raya, serta sejumlah tokoh masyarakat turut hadir.

Doa bersama diharapkan menjadi bentuk dukungan moral bagi keluarga yang masih merasakan dampak tragedi tersebut. Kapolda Jatim menunjukkan kepedulian lebih lanjut dengan memberikan santunan kepada keluarga korban dan anak yatim setelah acara doa bersama. Tindakan ini menunjukkan perhatian dan kepedulian nyata dari institusi kepolisian terhadap mereka yang terdampak.

Pentingnya hubungan antara Polri dan masyarakat, khususnya di wilayah Malang Raya, juga ditekankan melalui kegiatan ini. Kapolda Jatim menyampaikan harapannya agar acara tersebut dapat mempererat tali silaturahmi antara instansi kepolisian dan keluarga korban tragedi Kanjuruhan.

Pernyataan Kapolda Jatim yang menawarkan prioritas kepada keluarga korban yang berminat bergabung dengan kepolisian menjadi bentuk konkrit dukungan. Tawaran tersebut diikuti dengan komitmen untuk memberikan pengawalan dan bantuan pelatihan kepada mereka yang berkeinginan masuk kepolisian. Langkah ini diharapkan memberikan peluang baru bagi keluarga korban untuk membangun masa depan yang lebih baik.

“Apabila ada dari keluarga yang ingin menjadi anggota polri, akan kami prioritaskan,” ucap Irjen Pol Imam Sugianto di Kota Batu, Kamis (23/11).

Kapolda Jatim menegaskan bahwa persyaratan dan tata cara akan dipertimbangkan dengan cermat, dan keluarga yang memenuhi standar akan diprioritaskan. Hal ini menunjukkan komitmen untuk memberikan peluang setara kepada mereka yang berminat bergabung dengan kepolisian.

“Tentunya persyaratan dan tata cara yang sudah ada nanti coba kita dalami. Ketika ada yang memenuhi standar, akan kita prioritaskan,” jelasnya.

Semua langkah ini, diharapkan, tidak hanya memberikan dukungan materi dan pelatihan, tetapi juga menciptakan iklim yang positif dan penuh harapan bagi keluarga korban tragedi Kanjuruhan dalam membangun kembali kehidupan mereka.

(Kontributor : Arif)

Berita Terkait