Pengurus MD KAHMI Blitar Hasil MUSDA ke- 3
Klikwarta.com Blitar - Majelis Daerah (MD) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam Indonesia (KAHMI) memastikan siap bersinergi dengan pemerintah daerah dalam upaya mensejahterakan masyarakat Blitar.
Kepastian ini disampaikan Koordinator Presidium KAHMI Blitar hasil Musyawarah Daerah (Musda) KAHMI Blitar ke- 3, Fuat Fauzi Wahyudiyani, kepada Klikwarta.com seusai acara musda di salah satu rumah makan di Kabupaten Blitar, Sabtu (23/10/2021).
Fuat mengutarakan, KAHMI Blitar dalam membantu pemerintah daerah untuk mensejahterakan masyarakat ini dilakukan melalui pemberian gagasan-gagasan maupun ide solutif kepada pemerintah daerah atas respon persoalan kesejahteraan masyarakat dewasa kini. Baginya, KAHMI Blitar memiliki gagasan atau ide untuk Blitar.
"Sorotan sementara ini adalah persoalan terkait lumbung pangan di Kabupaten Blitar. Untuk lumbung pangan selama ini kaitannya dengan peternakan khusunya peternak ayam petelur kan belum terwadahi atau diberikan perhatian khusus dari pemerintah. Kalau pemerintah daerah tidak segera turun tangan, peternak ayam petelur akan bangkrut semuanya," ungkapnya.
"Sinergitas kita, kita akan memberikan usulan-usulan atau rekomendasi MUSDA ini kepada pemerintah daerah. Kalau lumbung pangan dikelola dengan baik, mampu kita ini. Banyak perkebunan-perkebunan yang tidak tergarap dengan rapi. Ini manfaatkan saja untuk menanam pakan ternak contohnya jagung, siapa yang menggarap, ya rakyat. Saya kira pemerintah daerah mampu untuk ini," tambah Fuat.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar, saat ini masih terjebak dengan persolan klasik yakni terkait permintaan dan supply yang tidak seimbang dari hasil ternak. Solusinya, lanjut Fuat, Pemkab Blitar direkomendasikan untuk membangun BUMD pakan ternak dan membuat pabrik tepung telur yang muaranya adalah hasil produksi telur akan terserap di situ.
"Makanya pemerintah daerah harus hadir merespon persoalan ini. Kalau pemerintah tidak turun tangan, korbannya sudah jelas kok. Kemudian sektor lain yang menjadi atensi bersama adalah pariwisata. Potensi kita luar biasa pariwisatanya, tapi pengelolaannya saat ini masih terlihat belum optimal. Kita harus bersama-sama membangun Blitar ke arah yang lebih baik," pungkasnya. ((Pewarta : Faisal NR)








