Buka Operasi Pasar Minyak Goreng, Wali Kota Maurits Mantiri Tegaskan Hal Ini

Jumat, 03/02/2023 - 23:16
Walikota Bitung saat memberikan sambutan

Walikota Bitung saat memberikan sambutan

Bitung, Klikwarta.com - Guna untuk menekan inflasi di Kota Bitung, Wali Kota, Maurits Mantiri membuka operasi Pasar minyak goreng untuk masyarakat,usaha mikro dan usaha kecil yang di laksanakan di tribun kantor Walikota Bitung. Jumat, (3/2/23).

Dikesempatan ini, Maurits Mantiri dalam sambutannya mengatakan operasi pasar ini di lakukan untuk menjaga inflasi daerah karena fakta di lapangan harga minyak goreng ini termasuk cukup tinggi.

"Arahan presiden yang di sampaikan oleh menteri dalam negeri agar kepala daerah untuk mampu mengendalikan harga sembako dan Barito di lapangan, karena itu kami menyampaikan kepada dinas perdagangan dan Perumda pasar agar dapat di persiapkan desain menyangkut Operasi pasar tersebut," katanya.

0
(Walikota Bitung saat menyaksikan penyaluran penjualan minyak goreng)

Lanjut, Maurits Mantiri mengatakan pemerintah telah melakukan himbauan lewat APPSI agar dapat mensosialisasikan kepada para pedagang sembako di pasar agar tidak menaikkan harga kebutuhan pokok.

"Kami juga menyampaikan kepada para pedagang sembako, agar harga minyak goreng tidak di naikkan, Kalau mereka menaikan harga,minta maaf kami akan intervensi dengan menjual minyak goreng ke pasar langsung dengan harga yang lebih murah,"tegasnya.

Maurits Mantiri juga menambahkan dalam kegiatan ini melibatkan tiga perusahaan minyak goreng yang ada di kota Bitung yaitu PT. Multi Nabati Sulawesi, PT. Salim Ivomas Pratama,TBK dan PT. Agro Makmur Raya.

"Daftar harga minyak goreng yang di jual di antaranya, Wilmar (minyak goreng curah) Rp. 12.500/liter dan Rp. 14.000/kg, Bimoli (Minyak goreng kemasan) Rp. 14.000/liter, AMR (minyak kemasan) Rp. 13.000/liter dan pembelian wajib membawa KTP dan membawa Galon/Wadah,"tambahnya.

Setelah membuka kegiatan operasi pasar, Maurits Mantiri selanjutnya melakukan pengecekan langsung penyaluran minyak goreng kepada masyarakat, usaha kecil dan usaha mikro.

(Kontributor: Laode)

Berita Terkait