Bupati Blitar Apresiasi Launching Kandang dan Pusat Pelatihan Ayam Petelur

Selasa, 26/11/2019 - 14:39
Bupati Blitar Drs Rijanto Saat Meninjau Kandang Ayam Petelur

Bupati Blitar Drs Rijanto Saat Meninjau Kandang Ayam Petelur

Klikwarta.com, Blitar - Bupati Blitar Drs. Rijanto mengapresiasi Launching Kandang dan Pusat Pelatihan Ayam Petelur yang digelar di Desa Ngrejo, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar.

Peluncuran program hasil kerjasama antara APIK USAID bersama-sama dengan PT. Cargill Indonesia dan Paguyuban Ternak Rakyat Nasional (PPRN) Kabupaten Blitar, dinilai Bupati Rijanto sebagai upaya yang tepat untuk menjaga stabilitas harga pasar produksi telur dan ayam petelur.

"Karena di cuaca yang sangat ekstrim ini dampaknya cukup strategis terutama di sub sektor peternakan. Sektor pertanian juga terkena dampak pada komoditas jagung sebagai pakan ternak ayam. Kalau harga pakan naik, tentu harga ayam petelur dan telur juga ikut naik. Menyikapi persoalan ini saya sangat mengapresiasi peluncuran percontohan kandang dan pelatihan ayam petelur," jelas Bupati Rijanto kepada awak media seusai membuka acara ini, Selasa (26/11/2019).

Rampungnya pembangunan percontohan kandang ayam oleh APIK USAID bersama-sama dengan PT. Cargill Indonesia dan Paguyuban Ternak Rakyat Nasional (PPRN) Kabupaten Blitar ini, Bupati Rijanto berharap peternak-peternak ayam petelur Kabupaten Blitar mengadopsi pembuatan kandang ayam berstandar internasional itu.

Tidak hanya itu, dengan adanya pusat pelatihan peternakan ayam petelur, sambung dia, peternak makin mudah mengembangkan teknologi dan metode ternak ayam petelur dan produksi telur.

Dengan begitu, dia beranggapan produksi ayam petelur dan telur di Kabupaten Blitar tetap kuat meskipun tergempur dengan cuaca ekstrim dan pemanasan global.

"Saya optimis melalui langkah-langkah ini stabilitas produksi ayam petelur dan telur tetap terjaga baik. Para peternak juga lebih mengetahui akses peternakan di tengah cuaca yang seperti sekarang. Kemudian fasilitasi aksi adaptasi untuk meminimalkan dampak perubahan cuaca terhadap produksi ayam petelur dan telur bisa dikerjakan," papar Rijanto.

(Faisal / Kmf / Adv)

Berita Terkait