DKPP Jember Perketat Pengawasan Hewan Kurban, Jaga Kesehatan Warga dan Dongkrak Ekonomi Peternak

Kamis, 28/05/2026 - 14:51
Kepala Bidang Kesehatan Hewan DKPP Jember, drh. Henry Kurniawan

Kepala Bidang Kesehatan Hewan DKPP Jember, drh. Henry Kurniawan

Klikwarta.com, Jember - Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan, dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Jember memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban di seluruh wilayah. 

Langkah ini dilakukan untuk memastikan hewan yang diperjualbelikan maupun disembelih masyarakat dalam kondisi sehat, layak konsumsi, dan aman dari penyakit menular.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan DKPP Jember, drh. Henry Kurniawan, mengatakan tim medik dan paramedik veteriner telah diterjunkan ke 31 kecamatan guna melakukan pemeriksaan langsung terhadap hewan kurban milik peternak maupun pedagang musiman.

“Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh agar masyarakat merasa aman saat membeli hewan kurban. Kami ingin memastikan hewan yang beredar benar-benar sehat dan memenuhi syarat,” ujarnya, Jumat (22/5/2026).

Dalam pemeriksaan tersebut, petugas memfokuskan pada kondisi fisik hewan seperti mata yang jernih, hidung lembab, bulu tidak kusam, hingga memastikan hewan tidak mengalami pincang. Selain itu, petugas juga mewaspadai potensi penyakit hewan menular seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta Lumpy Skin Disease (LSD).

Tak hanya aspek kesehatan, DKPP juga melakukan pengecekan usia hewan kurban agar sesuai ketentuan syariat Islam, yakni ditandai dengan tumbuhnya sepasang gigi tetap.

Menurut drh. Henry, pengawasan kesehatan hewan kurban tidak hanya berdampak pada perlindungan konsumen, tetapi juga memberi efek positif terhadap perekonomian peternak lokal. Dengan adanya jaminan kesehatan melalui Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH), kepercayaan pasar terhadap ternak asal Jember dipastikan meningkat.

“Jika kesehatan ternak terjamin, pembeli dari luar daerah pun tidak akan ragu melakukan transaksi. Ini tentu membantu meningkatkan perputaran ekonomi peternak rakyat,” jelasnya.

DKPP Jember berharap pengawasan ketat tersebut mampu menjaga kualitas hewan kurban sekaligus memperkuat posisi Jember sebagai salah satu daerah pemasok ternak unggulan di Jawa Timur. (Maria) 

Berita Terkait