PJ Sekda Bintan Ronny Kartika saat membuka Bimtek, Rabu (07/12/2022).
Klikwarta.com, Bintan - Bimbingan Teknis (bimtek) pengoperasian alat penangkapan Ikan dibuka langsung oleh PJ Sekda Bintan Ronny Kartika, di Bhadra Resort Bintan, Rabu (07/12/2022).
Dalam sambutannya Pj Sekda Ronny menyampaikan bahwa tersedianya berbagai sumber daya perikanan membuat nelayan menciptakan berbagai alat penangkapan ikan. Namun tak semua alat yang digunakan nelayan aman bagi lingkungan. Beberapa diantaranya mengakibatkan kerusakan ekosistem laut.
"Maka, bimtek ini diadakan untuk memberikan pengetahuan soal alat tangkap ikan yang ramah lingkungan dan tidak merusak ekosistem laut", jelas Ronny.
Lanjutnya, berbagai upaya dilakukan oleh pihak pemerintah Bintan untuk menanggulangi kerusakan ekosistem laut. Salah satunya dengan mengeluarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 71 tahun 2016 tentang jalur penangkapan ikan dan alat penangkapan ikan.
"Pemerintah menyadari bahayanya penggunaan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan, yang terbaru ada juga ada peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 18 tahun 2021 soal penempatan alat penangkapan ikan dan alat bantu penangkapan ikan di wilayah pengelolaan perikanan Negara Republik Indonesia dan laut lepas serta penataan Andon penangkapan ikan, maka Dinas Perikanan Kabupaten Bintan menyelenggarakan bimbingan teknis pengoperasian alat penangkapan ikan ini", terangnya.

"Dengan tidak adanya kewenangan kota dan kabupaten dalam pengelolaan laut, maka pemerintah Kabupaten Bintan mengambil langkah untuk memperkuat sumber daya nelayan yang ada di Kabupaten Bintan dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi penangkapan ikan melalui kegiatan bimbingan teknis", sambungnya.
Pj Sekda Ronny, juga mengharapkan bimtek ini dapat dapat meningkatkan sumber daya manusia melalui pemberian informasi dan pengetahuan teknologi penangkapan ikan serta teknologi inovasi kepada nelayan terus dikembangkan, sehingga nelayan diharapkan mampu untuk meningkatkan produksi dan produktivitas perikanan tangkap sebagai upaya meningkatkan perekonomian para nelayan, sejalan dengan meningkatnya pendapatan nelayan.
"Kepada narasumber, saya berpesan untuk kiranya dapat memberikan ilmu, informasi dan wawasan yang dapat menyentuh secara langsung aspek teknis pengoperasian alat penangkapan ikan. Kepada peserta bimbingan teknis gunakanlah kesempatan ini dengan sebaik-baiknya untuk menggali informasi dari narasumber dan membentuk pola pikir dalam melakukan pengelolaan penangkapan ikan yang baik dan benar sehingga terbiasa dan menjadi kebiasaan", pungkasnya.
(Pewarta: Surya)








