Nyanyi bersama para nasabah Bank Mandiri Taspen Magelang
Klikwarta.com, Magelang - Suasana ceria dan bahagia dengan tawa canda menghiasi kegiatan di halaman PT Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Pembantu (KCP) Magelang, Jln Ahmad Yani Kota Magelang. Kamis, 14 Agustus 2025.
Semarak HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, mengundang 50 pensiunan nasabah dari Komunitas Mantap Indonesia (KMI) Magelang.
Kegiatan lomba khas 17-an, dilaksanakan seperti, nyanyi dan berjoget bersama, hingga ramah tamah. Para peserta larut dalam suasana hangat yang menghidupkan kembali semangat kemerdekaan.
Kepala Cabang Mandiri Taspen Semarang, AB Soegiarto, menegaskan bahwa perayaan ini bukan sekadar seremonial.
“Tema nasional tahun ini, ‘Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju’, sejalan dengan nilai yang kami junjung,” ujarnya.
Perayaan serentak di enam kota besar lain seperti Bali, Makassar, Surabaya, Medan, Bandung, dan Magelang.
Lanjut AB Soegiarto menjelaskan, Tiga pilar utama kegiatan Mandiri Taspen diwujudkan dalam berbagai program.
Mantap Sehat fokus pada pemeriksaan kesehatan gratis dan senam bersama.
Mantap Aktif membentuk komunitas sosial-keagamaan agar pensiunan tetap berinteraksi dan terhindar dari rasa kesepian.
Mantap Sejahtera mendorong wirausaha, mulai dari Warung Mantap Sejahtera, budidaya ikan lele, ternak ayam, hidroponik, frozen food, hingga usaha laundry.
"Dengan sehat, aktif dan sejahtera maka pensiunan akan merasa tetap berdaya. Tiada kata pensiun untuk terus berkarya," tutup AB Soegiarto.

Kepala KCP Mandiri Taspen Magelang, Catur Rahmi, menegaskan bahwa Magelang adalah kota dengan potensi pensiunan besar.
"Melayani sekitar 3.000 nasabah pensiunan. Mandiri Taspen tidak hanya pelayanan perbankan namun sebagai wadah berkumpul, beraktivitas dan berusaha bagi para pensiunan," ungkapnya.
Rahayu Sarwitri, pensiunan dosen Fakultas Pertanian Universitas Tidar Magelang, Mandiri Taspen telah menjadi bagian penting dalam masa transisinya.
“Menjelang pensiun, saya bersyukur sekali. Tidak perlu repot mengurus ke kantor Taspen Semarang. Gaji langsung beralih ke pensiun tanpa jeda panjang,” tutur wanita 73 tahun itu.
Ia mengaku rutin mengikuti kegiatan Mandiri Taspen setiap bulan. “Acara seperti ini membuat saya merasa masih dibutuhkan, walau sudah pensiun. Ini kehormatan bagi kami,” ucapnya penuh haru.
Lomba dan nyanyian bukan sekadar nostalgia masa muda, tetapi simbol bahwa semangat merdeka tak mengenal usia.
Mereka mampu berkontribusi untuk Indonesia, sambil menikmati masa tua yang sehat, aktif dan sejahtera.
(Kontributor: Arif)








