Tak Terima Dihukum Karena Telat Ngaji, Santri di Lampung Adu Jotos Berujung Maut

Sabtu, 17/09/2022 - 00:09
ilustrasi

ilustrasi

Klikwarta.com, Lampung - Adu jotos sesama Santri terjadi di pondok pesantren Pesisir Barat, Lampung. Perkelahian terjadi karena pelaku tidak terima dihukum oleh kakak klasnya akibat terlambat mengikuti pengajian. Mirisnya, salah satu santri meregang nyawa akibat inseden tersebut.

Kompol Zaini Dahlan, Kapolsek dari Kecamatan Pesisir Tengah mengatakan, petugas telah mengamankan R (15) pelaku perkelahian yang menyebabkan korban D (17) meregang nyawa. Disampaikannya, kedua santri tersebut merupakan santri di salah satu Ponpes di Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat.

"Insiden terjadi karena pelaku tidak terima dihukum oleh korban, atas keterlambatannya datang ketempat pengajian", terang Kapolsek Pesisir Tengah, Kompol Zaini, Jumat (16/09/2022).

Lanjut Kapolsek, peristiwa tersebut terjadi pada hari Kamis dini hari, usai pengajian, pelaku menyuruh temannya untuk mengajak korban berkelahi, keduanya pun bertemu dan insidenpun terjadi.

"Sebelumnya, pelaku sudah menyiapkan sebuah pisau yang diselipkan dipinggangnya, pada saat perkelahian, pelaku menusukkan pisau tersebut ke bagian pundak dan kepala mengenai sisi dekat telinga, kemudian korban terjatuh ke tanah dengan luka tusuk", jelas Kapolsek.

Melihat korban dengan kondisi yang tak berdaya pelaku kemudian melarikan diri, pelaku kemudian membuang pisau yang digunakan untuk menusuk korban.

"Saat ini pelaku dengan barang bukti berupa pisau yang digunakan sudah berhasil diamankan oleh aparat kepolisian", tandasnya.

(Pewarta: Jokson)

Berita Terkait