Tinjau Lokasi Banjir, Selain Bagikan Beras, Roby Akan Normalisasi Waduk Sei Datuk 

Jumat, 05/08/2022 - 23:39
PLT Bupati Bintan Roby Kurniawan SPWK saat membagikan Beras pada warga korban Banjir
PLT Bupati Bintan Roby Kurniawan SPWK saat membagikan Beras pada warga korban Banjir

Klikwarta.com, Bintan - Plt Bupati Bintan, Roby Kurniawan meninjau langsung lokasi Kampung Pisang, Kelurahan Kijang Kota yang beberapa waktu yang lalu terkena dampak banjir di Kecamatan Bintan Timur, Jumat (5/8/2022) sore. Sebelum kunjungannya ke lapangan, Roby juga terlihat menggelar rapat bersama sejumlah Kepala OPD beserta instansi terkait lainnya di Kantor Camat Bintan Timur.

Usai menyerahkan bantuan beras kepada warga di Kampung Pisang, Kelurahan Kijang Kota, Roby menuturkan bahwa pemerintah daerah telah membahas beberapa langkah-langkah dalam mengatasi masalah banjir yang menimpa beberapa kampung tersebut. 

f
(PLT Bupati Bintan Roby Kurniawan SPWK saat melihat langsung ke kediaman warga yang tertimpa musibah Banjir)

Dikatakannya juga bahwa ia telah meminta Dinas PUPR Bintan dengan tenggat waktu 5 hari setidaknya dapat menyiapkan skema jangka pendek untuk mengatasi dan meminimalisir permasalahan banjir.

"Sudah kita minta Dinas PUPR Bintan untuk segera mendata solusi yang akan dilakukan segera khususnya terkait perencanaan kolam retensi serta permasalahan normalisasi waduk sei datuk dan selokan-selokan yang mengakibatkan permasalahan banjir," ujarnya 

Dalam kesempatan tersebut, Plt Bupati Bintan, Roby Kurniawan terlihat turut langsung menyerahkan bantuan pribadi berupa beras 500 karung ukuran 5 Kg yang akan dibagikan kepada 477 KK warga Kecamatan Bintan Timur yang terdampak musibah banjir. 

"Yang jelas akan kita lakukan penyelesaian masalah banjir untuk jangka waktu pendek segera mungkin. Sementara untuk jangka waktu panjang, kita akan kolaborasi bersama Pemprov Kepri serta Satker BWS terkait penyelesaian banjir tersebut karena DED penyelesaian banjir yang direncanakan pada tahun 2021 saja membutuhkan anggaran setidaknya mencapai 41 milyar rupiah," pungkasnya.

(Pewarta: Surya)

Related News