Buron 1 Tahun, Satu Lagi Pelaku Curas Berhasil Dibekuk Tim SW Polres OKU Timur

Sabtu, 12/09/2020 - 15:12
Tersangka saat diamankan
Tersangka saat diamankan

Klikwarta.com, Sumsel - Sobirin alias Ahmad (23) warga Desa Talang Heni (Mincak Kabau), kecamatan BP Bangsa Raja kabupaten Ogan Kemering Ulu (Oku) Timur, yang menjadi buron kasus Curas setahun yang lalu berhasil ditangkap tim SW Polres OKU Timur.

Tersangka ditangkap saat dalam dalam perjalanan di tanggul irigasi Desa Muncak Kabau, kecamatan BP Bangsa Raja kabupaten Oku Timur, pada hari Rabu (09/09/2020) sekira pukul 17.30 wib. Penangkapan tersangka pelaku berdasarkan laporan korban Evit Listiawati (25) warga Desa Way Halom dusun 1, kecamatan Buay Madang kabupaten Oku Timur, tertuang dalam laporan polisi Nomor:LP.B/04/IV/2019/SUMSEL/OKUT/SEK.BMD,Tanggal 27 April 2017.

Diketahui, dalam melancarkan aksi kejahatannya tersangka tidak sendiri, yakni dibantu 4 orang rekannya, dimana ketiga rekannya sudah tangkap terlebih dulu dan saat ini satu rekannya masih dalam pengejaran petugas.

Kapolres Oku Timur, AKBP Dalizon SiK, MH didampingi kasubag Humas polres Oku Timur, AKP Hamdan mengatakan, tersangka pelaku saat menjalankan aksi kejahatannya berjumlah lima orang.

"3 orang sudah ditangkap duluan yakni, Agus S (20), Hendrianto (29) dan Eka (32) yang diketahui ketiganya warga Desa Kampung Baru (Kurungan Nyawa), kecamatan Buay Madang kabupaten Oku Timur dan satunya lagi masih menjadi Buron yang indentitasnya sudah diketahui oleh petugas", jelasnya, saat dikonfirmasi Klikwarta.com. 

Lanjutnya, kejadian Curas terjadi pada 27 April 2019 lalu di jalan Desa Tanjung Rejo (Tanjung Bulan), kecamatan Buay Madang kabupaten Oku Timur, pada saat korban membonceng mertuanya melintasi jalan tersebut (TKP) dengan mengendarai sepeda motor jenis merk Honda Beat Nomor polisi B 3068 CEW. Namun secara tiba-tiba diikuti oleh Lima orang yang tidak dikenal dengan mengendarai dua sepeda motor, korban dipepet lalu tersangka pelaku berusaha merebut dengan paksa kunci kontak motor korban yang dalam posisi sedang berjalan, akan tetapi salah satu tersangka pelaku tidak berhasil merebut kontak motor tersebut yang keburu duluan dicabut oleh korban.

"Pelaku yang kesal kemudian mengancam korban dengan mengunakan senjata api sedangkan mertuanya diancam memakai sajam sambil berkata akan di tembak. Korban sempat melarikan diri sambil meminta tolong kepada warga sekitar, namun para tersangka pelaku nekat mengambil motor korban walau tidak bisa dihidupkan dengan cara mendorongnya. Pada saat korban melarikan diri ada sebuah mobil yang melintas yang langsung dihentikan korban dan mengejar para tersangka dan ketika sampai di Desa Way Halom korban langsung meminta bantuan kepada warga masyarakat sekitar mengejar para tersangka", ungkapnya.

"Pasca kejadian dua pelaku berhasil ditangkap oleh masyarakat dan berikut hasil rampasannya motor korban", tandasnya.

(Pewarta : Aliwardana)

Related News

Loading...
loading...