Dinkes Kota Kediri Gelar Gebyar Kader Kesehatan se Kota Kediri 2024

Rabu, 31/07/2024 - 15:25
Dinkes Kota Kediri Gelar Gebyar Kader Kesehatan se Kota Kediri 2024

Dinkes Kota Kediri Gelar Gebyar Kader Kesehatan se Kota Kediri 2024

Klikwarta.com, Kota Kediri - Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota  Kediri menggelar gebyar kader kesehatan dalam rangka temu kader kesehatan berlangsung di Wisata Selomangleng Kecamatan Mojoroto Kota Kediri, Rabu (31/7/2024) pukul 07.30 WIB. Dihadiri ribuan kader kesehatan se-Kota Kediri. Kegiatan kali ini mengusung tema 'Penguatan Kader Dalam Pelayanan Posyandu Siklus Hidup,'

"Acara Gebyar kader kesehatan kali ini digelar di Wisata Selomangleng yang memiliki tujuan untuk menghidupkan kawasan-kawasan Wisata, kalau bukan kita jajaran Pemkot siapa lagi," ucap PJ Wali Kota Kediri, Dr Ir Zanariah,M.Si sekaligus membuka secara resmi Gebyar Kader Kesehatan, Rabu (31/7/2024) pukul 09.00 WIB.

Menurut PJ Walikota Kediri diipilihnya Wisata Selomangleng untuk meningkatkan PAD kecil-kecilan dan ada pemasukkan dari biaya parkir. Uang itu nanti untuk pembangunan wisata jadi lebih baik.

H

Saya sampaikan selamat kepada kader teladan yang telah mendapatkan penghargaan dimana ada 2 kader kesehatan yang sudah mengabdi selama 40 tahun dan 37 tahun.

Kami sebagai Pj Wali Kota Kediri menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh kader kesehatan di Kota Kediri sudah sangat berjasa atas segala dedikasi yang telah diberikan selama ini.

Saya berharap acara Gebyar Kader Kesehatan tidak hanya sebagai gelaran tahunan, tapi hari ini juga sarana tindak lanjut  dari rilisnya posyandu siklus hidup.

Oleh karena itu, kita berkumpul disini untuk belajar bersama dr Agus Ali Fauzi memberikan penguatan kader kesehatan dalam pelayanan posyandu siklus hidup.

H

"Program ini adalah untuk promosi dan deteksi dini pada seluruh posyandu siklus hidup mulai dari ibu hamil, remaja usia subur hingga lansia, sehingga masyarakat bisa tetap terjaga dan terpantau kesehatannya," ujarnya.

Lanjut Zanariah bahwa di Kota Kediri dari 3 Kecamatan dan 46 Kelurahan untuk program rintisan posyandu siklus hidup bisa berjalan baik secara bertahap. Kita punya modal 172 posyandu atau lebih kurang 50 persen dari 344 posyandu yang ada sudah terverifikasi central of excellent dan kedepan akan terus bertambah menjadi 100 persen, karena dukungan semua stakeholder.

"Disisi lain juga ada beberapa catatan yang saya dapat dari dokter Fajri terkait penerapan posyandu siklus hidup yang sudah berjalan seperti keterbatasan daya tampung sehingga kesulitan melaksanakan posyandu secara proper dalam satu waktu," ucapnya.

H

Saya minta para kader dan teman-teman Dinkes mendata berapa rata-rata jumlah peserta posyandu yang siap ikut pertemuan perlu memindahkan posyandu ke tempat yang lebih luas. Seperti, balai pertemuan Kelurahan.
Saat ini dari 3.581 kader yang kita miliki sudah ada 30 persen kader yang mendapatkan pelatihan 25 kompetensi tadi. Dan saya harap pada tahun 2025 seluruh kader 3.581 tadi sudah mendapatkan pelatihan tersebut agar posyandu bisa segera berjalan optimal.

"Selain itu dengan perubahan konsep sosial ini tentu ada banyak hal yang harus disesuaikan maka saya berpesan perkuat sinergi dan kolaborasi dari seluruh OPD dan pihak terkait untuk sama-sama mendukung pelaksanaan posyandu siklus hidup," tutup PJ Wali Kota Kediri.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri dr Muhammad Fajri Mubasysyir menyampaikan bahwa kegiatan hari ini adalah gebyar temu kader kesehatan mempersatukan semua kader dari 46 Kelurahan se-Kota Kediri.

"Kita bersama-sama menimba ilmu disini dengan dr Agus Ali Fauzi ahli paliatif yang memberikan motivasi-motivasi ke kader-kader," ucapnya.

Lanjut Kadinkes berharap dari seluruh kader yang hadir ini bisa mendapatkan ilmu yang luar biasa dari dr Agus tentang memberikan edukasi dan motivasi ke masyarakat yang dijabarkan. Mengenai penguatan kader kesehatan dalam pelayanan posyandu siklus hidup.

"Sekarang dengan adanya integrasi layanan primer kader ini sangat berperan sekali. Karena ujung tombak dari ILP ini adalah kader kesehatan yang akan memberikan edukasi, pendampingan, pelayanan pusatnya di kader kesehatan," ucapnya.

Lanjut dr Fajri terutama dalam upaya untuk menurunkan angka kematian bayi, kematian ibu dan anak balita.

Saat ini Kementerian Kesehatan sedang melakukan transformasi dari sistem pelayanan kesehatan primer di setiap unit peran kesehatan yang ada di Indonesia dengan fokus terutama adalah pada siklus hidup sebagai platform dari integrasi layanan primer.

"Dan mendekatkan layanan kesehatan melalui jejaring hingga tingkat Kelurahan bahkan sampai di tingkat RW. Kemudian juga memperkuat pemantauan wilayah setempat," ujarnya.

Ditambahkan dengan Fajri hari ini kader posyandu mendapatkan pelatihan pengetahuan dan keterampilan dalam bidang kesehatan akan disampaikan oleh narasumber dr Agus Ali Fauzi.

"Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan kader posyandu dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan dengan memperdayakan kader posyandu," ungkapnya.

Secara simbolis pemenang lomba diberikan piagam dan trophy oleh PJ Walikota Kediri Zanariah, Disusul Sekda Kota Kediri Bagus Alit, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri dr.Muhammad Fajri Mubasysyir kepada pemenang.

Hasil Pemenang Lomba Puskesmas Dengan Posyandu ILP Terbanyak. Diantaranya,
Juara 1 Puskesmas Pesantren 2
Juara 2 Puskesmas Kota Wilayah Utara
Juara 3 Puskesmas Kota Wilayah Selatan.

Lomba Kelurahan Percontohan Posyandu ILP terbaik se Kota Kediri, diantaranya :
Juara 1 Kelurahan Burengan. 
Juara 2 Kelurahan Kampung Dalem. 
Juara 3 Kelurahan Pojok. 

Kader Teladan Kita Kediri 2024, diantaranya :
Juara 1Rini Diah dari Burengan masa kerja 29 tahun.
Juara 2 Nuraini dari Mojoroto masa kerja 40 tahun. 
Juara 3 Tri Murni dari Dandangan masa kerja 37 tahun.

Kegiatan ini dihadiri, PJ Walikota Kediri Dr Ir Zanariah,M.Si, Ketua Tim PKK Kota Kediri Novita Bagus Alit, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri Muhammad Fajri Mubasysyir, dr Agus Ali Fauzi ahli paliatif dan jajaran Dinas Kesehatan.

Hadir juga Kepala DP3AP2KB Kota Kediri Arif CholisyudinbYuswanto, Ketua TP PKK se-Kecamatan Kota Kediri, Camat dan Kepala Kelurahan Kota Kediri dan perwakilan kader kesehatan seluruh Kota Kediri. (Adv/Prio) 

Berita Terkait