Dongkrak Ekonomi Desa, Pemkab Karanganyar ‘Upgrade’ Skill Pengurus Koperasi Merah Putih

Selasa, 27/01/2026 - 22:35
Caption : Para pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) se-Kabupaten Karanganyar mengikuti Bimtek Manajemen Pengelolaan dan Penguatan Kapasitas Usaha, Selasa (27/1/2026).

Caption : Para pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) se-Kabupaten Karanganyar mengikuti Bimtek Manajemen Pengelolaan dan Penguatan Kapasitas Usaha, Selasa (27/1/2026).

Klikwarta.com, Karanganyar – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan. Melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Transmigrasi, Energi dan Sumber Daya Mineral, Pemkab menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Manajemen Pengelolaan dan Penguatan Kapasitas Usaha Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) pada Selasa (27/1/2026).

Langkah strategis ini menyasar 45 pengurus KDKMP dari berbagai kecamatan untuk dibekali kemampuan manajerial kelas wahid. Targetnya jelas: mengubah koperasi desa menjadi motor penggerak ekonomi yang profesional dan akuntabel.

Kepala Dinas Koperasi setempat, Aris Martopo, menegaskan bahwa pelatihan ini bukan sekadar rutinitas. Dengan populasi mencapai 177 unit KDKMP di Karanganyar, tata kelola yang tertib menjadi harga mati.

"Kami memberikan materi komprehensif, mulai dari fundamental pengelolaan hingga teknis pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU). Target kami, seluruh KDKMP sudah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) dan membagikan SHU paling lambat Maret 2026," ujar Aris.

Wakil Bupati Karanganyar, Adhe Eliana, yang membuka langsung acara tersebut, memberikan semangat kepada para peserta. Ia menyebut para pengurus koperasi sebagai tokoh terpilih yang memegang kunci kesejahteraan warga desa.

"Koperasi adalah soko guru ekonomi kita. Sesuai amanat UUD 1945 Pasal 33, KDKMP harus hadir sebagai solusi nyata bagi kebutuhan ekonomi masyarakat, terutama di sektor pangan," tegas Adhe Eliana.

Ia menambahkan bahwa Pemkab Karanganyar berkomitmen penuh menjaga keberlanjutan KDKMP agar tidak hanya tumbuh secara kuantitas, tapi juga sehat secara kualitas melalui asas kekeluargaan dan gotong royong.

Tak hanya di pusat kota, denyut pembinaan juga terasa di berbagai titik lokasi lain. Secara paralel, pendampingan intensif dilakukan untuk memastikan aspek administrasi dan tata kelola keuangan koperasi benar-benar transparan.

Melalui sinkronisasi antara bimtek dan pendampingan lapangan ini, KDKMP diharapkan bertransformasi menjadi lembaga keuangan desa yang modern, mandiri, dan siap menghadapi tantangan ekonomi masa depan.

Pewarta: Kacuk Legowo

Berita Terkait