Dorong Ekonomi Kreatif Nasional, Kementerian Ekraf dan BINUS Teken MoU Strategis

Jumat, 26/06/2026 - 13:26
Sekretaris Kementerian Ekonomi Kreatif, Dessy Ruhati, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Kementerian Ekonomi Kreatif dengan Universitas Bina Nusantara di Jakarta, Kamis (25/6/2026)

Sekretaris Kementerian Ekonomi Kreatif, Dessy Ruhati, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Kementerian Ekonomi Kreatif dengan Universitas Bina Nusantara di Jakarta, Kamis (25/6/2026)

Klikwarta.com, Jakarta - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) dan BINUS University memperkuat sinergi dalam pengembangan ekonomi kreatif nasional melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang Sinergi Pelaksanaan Program Catur Dharma Perguruan Tinggi dan Pengembangan Ekonomi Kreatif.

Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan ekosistem ekonomi kreatif nasional melalui penguatan sumber daya manusia, riset, inovasi, serta program-program kolaboratif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sekretaris Kementerian Ekraf/Sekretaris Utama Badan Ekraf, Dessy Ruhati mengatakan, pengembangan ekonomi kreatif membutuhkan kolaborasi lintas sektor mulai dari pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, media, hingga lembaga keuangan. 

"Melalui kerja sama dengan BINUS University, kami berharap dapat menghadirkan berbagai program yang mampu memperkuat ekosistem ekonomi kreatif serta meningkatkan daya saing talenta dan pelaku ekonomi kreatif Indonesia," ujar Dessy di Binus University, Jakarta, Kamis (25/6).

Nota Kesepahaman ditandatangani oleh Dessy Ruhati bersama Rektor BINUS University, Dr. Nelly, S.Kom., M.M. Kesepakatan ini diharapkan menjadi fondasi yang lebih erat antara dunia akademik dan pemerintah untuk mencetak talenta kreatif yang mampu menjawab kebutuhan industri sekaligus memperkuat daya saing ekonomi kreatif Indonesia.

Ruang lingkup kerja sama meliputi penyelenggaraan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, alih teknologi, hingga pengembangan diri yang selaras dengan kebutuhan industri kreatif yang terus berkembang.

Rektor BINUS University, Dr. Nelly, S.Kom., M.M menyampaikan, ekonomi kreatif saat ini tumbuh pesat seiring perkembangan teknologi dan semakin kuatnya peran talenta muda.  

"Momentum inilah yang melatarbelakangi pentingnya sinergi antara pendidikan dan pemerintah, sehingga melalui penandatanganan Kesepahaman Bersama ini, kami berharap terbuka kolaborasi yang lebih luas bagi program-program mahasiswa ataupun pengembangan startup yang berbasis ekonomi kreatif, hingga tentunya penyelenggaraan kegiatan ilmiah dan lokakarya yang relevan dengan kebutuhan industri kreatif saat ini," papar Nelly.

Selain penandatanganan MoU, kegiatan yang berlangsung di Aula BINUS University tersebut juga menjadi forum diskusi antara Kementerian Ekraf dan BINUS University untuk mengidentifikasi berbagai peluang kolaborasi yang dapat ditindaklanjuti pada masa mendatang. 

"Karya besar lahir dari kolaborasi. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, begitu pula perguruan tinggi. BINUS telah melahirkan banyak talenta, inovasi, dan startup yang berkontribusi bagi industri ekonomi kreatif. Melalui kolaborasi ini, Kementerian Ekraf berkomitmen membangun ekosistem yang mengubah kreativitas menjadi nilai ekonomi, menciptakan lapangan kerja, memperkuat kekayaan intelektual, serta membawa karya anak bangsa ke pasar global," pungkas Dessy. (**) 

Berita Terkait