Puan Malam Mingguan Bareng Fuji-Thariq Halilintar Hingga Nobar Video Program Ganjar dengan Anak Muda Malang

Minggu, 21/01/2024 - 11:56
Puan saat Malam Mingguan Bareng Fuji-Thariq Halilintar Hingga Nobar Video Program Ganjar dengan Anak Muda Malang

Puan saat Malam Mingguan Bareng Fuji-Thariq Halilintar Hingga Nobar Video Program Ganjar dengan Anak Muda Malang

Klikwarta.com, Malang - Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani malam mingguan di Kota Malang, Jawa Timur bersama influencer ibu kota seperti Fuji dan Thariq Halilintar. Ia juga nonton bareng (nobar) video program unggulan Ganjar Pranowo-Mahfud Md dengan anak muda Malang.

Setelah melakukan beberapa kegiatan kunjungan kerja (kerja), Puan menikmati sore hingga malam hari di Malang, Jawa Timur, Sabtu (20/1/2024). Di Alun-alun Tugu Kota Malang, Puan ngevlog bareng dengan sejumlah influencer seperti Fuji, Fadly Faisal, Iben, dan Harris Illano Vriza.

Dari Tugu Alun-alun Malang, Puan bersama para influencer kemudian gowes sepeda menuju kawasan Kayutangan, destinasi wisata unggulan di Malang yang mengusung konsep heritage. Turut pula dalam kegiatan ini Bendahara Umum DPP Taruna Merah Putih (TMP) PDIP, Diah Pikatan Orissa Putri Hapsari atau yang akrab disapa Pinka Hapsari.

Kayutangan sendiri menjadi kawasan yang banyak didatangi anak muda di Malang karena menyajikan banyak coffe shop dengan live music hingga spot-spot yang instagramable. Puan dan para influencer pun sempat mampir di salah satu kedai kopi di Kayutangan.

Selesai istirahat ngopi, Puan bersama Fuji dkk lalu berjalan kaki di kawasan Kayutangan. Sesekali Puan berbincang dengan masyarakat yang antusias dengan kedatangan perempuan pertama yang menjabat sebagai ketua DPR RI itu. Tak sedikit pula yang mengajak Puan untuk selfie maupun foto bersama.

Masih ditemani Fuji dkk, Puan lalu bertemu dengan sejumlah influencer dan anak muda Malang untuk berdialog. Dialog antara Puan dengan anak muda Malang juga dihadiri sejumlah anggota DPR yakni Ahmad Basarah, Kris Dayanti (KD), dan Andreas Eddy Susetyo. Selain itu ada juga Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto. 

Acara dialog diawali dengan nobar pemutaran video 21 Program Unggulan Ganjar-Mahfud. Video tersebut diputar sebanyak 3 kali, sesuai nomor urut Ganjar-Mahfud dan PDIP. Di awal dialog, influencer dan anak muda Malang bertanya kepada Puan bagaimana kesannya berada di Kota Malang. 

“Makanannya enak-enak,” jawab Puan disambut meriah influencer dan anak muda Malang.

Para anak muda dan influencer Malang tersebut lalu mencecar Puan dengan berbagai pertanyaan kritis, seperti mengenai lapangan kerja bagi anak muda. Puan pun menyatakan komitmennya akan nasib anak muda bangsa.

"Tapi yang lebih penting, nasib anak-anak muda berada di tangan anak muda sendiri. Maka mari kita berjuang bersama,” tutur cucu Bung Karno tersebut.

Puan juga memastikan komitmen PDIP dan Ganjar-Mahfud terhadap nasib generasi muda. Ia menyebut, Ganjar-Mahfud berpedoman pada prinsip Presiden pertama RI, Soekarno, mengenai pemberdayaan anak muda sebagai penerus negeri ini.

“PDIP dan Ganjar-Mahfud berpatron pada Bung Karno, dan memegang kutipan beliau yang terkenal soal anak muda: Beri aku sepuluh pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia,” ungkap Puan.

“InsyaAllah nanti kalau Pak Ganjar jadi presiden dan Pak Mahfud jadi wakil presiden, kami berkomitmen akan membuka 17 juta lapangan pekerjaan untuk semuanya,” sambung Dewan Penasihat Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud tersebut disambut meriah tepuk tangan dari para anak muda yang hadir.

Puan menyatakan Ganjar-Mahfud yang didukung PDIP dan partai koalisi lainnya akan membuat program-program yang lebih baik dari yang ada saat ini. Termasuk memajukan desa-desa tertinggal dan daerah 3T.

“Dengan membuka infrastruktur di daerah 3T, membuat desa-desa di sana berdaya, meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah 3T, khususnya perempuan-perempuan yang ada di desa. Karena desa akan bangkit kalau perempuannya berdaya,” jelas Puan.

Kepada wartawan yang hadir di acara dialog, Puan menyatakan datang untuk mengecek situasi dan kondisi di berbagai daerah jelang Pemilu 2024. Termasuk di Malang dan wilayah Jawa Timur lainnya.

“Alhamdulillah semuanya baik dan kondusif. Saya juga tetap menangkap aspirasi masyarakat, yang terbaik akan dilakukan untuk bisa sama-sama bergotong royong membangun bangsa dan negara,” ucapnya

Puan mengaku sangat menikmati Kota Malang. Sebagai Ketua DPR RI, ia memastikan akan ikut memperjuangkan kebutuhan Malang Raya demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Bagaimana membangun kota Malang ini bersama-sama bergotong royong sehingga bisa menjadi kota wisata yang bisa dikunjungi bukan hanya wisatawan lokal, tapi juga wisatawan internasional,” papar Puan.

Usai dialog bersama anak-anak muda Malang, Puan bersama Fuji dkk melanjutkan makan malam di salah satu restoran di kawasan Kayutangan. Saat makan malam, influencer Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid ikut bergabung.

Di tempat makan ini, Puan ikut bernyanyi dan berdendang bersama Thariq dkk dengan diiringi oleh musik dari musisi jalanan Malang.

“Di hati ini, hanya ada Mba Puan,” demikian penggalan nyanyian musisi jalanan yang menyanyikan lagu ‘Ojo Dibandingke’.

puan

Puan Kunjungi SLB di Malang

Sebelum menikmati malam mingguan di Kota Malang, Ketua DPR RI Puan Maharani mengunjungi Sekolah Luar Biasa (SLB) Bhakti Luhur yang merupakan SLB terbesar Asia Tenggara. SLB Bhakti Luhur membina dan merawat anak-anak berkebutuhan khusus, yatim-piatu dan juga lansia.

Kompleks SLB  Bhakti Luhur cukup luas dan memiliki bermacam-macam unit sosial sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Tak hanya anak berkebutuhan khusus, anak-anak dari masyarakat umum dapat mengenyam pendidikan di SLB Bhakti Luhur. Mulai dari playgroup hingga sekolah dasar (SD). Pihak SLB Bhakti Luhur memiliki visi misi agar anak berkebutuhan khusus bisa mengenyam pendidikan secara normal. 

Ditemani suster yang memimpin SLB ini, Puan berkeliling kompleks SLB  Bhakti Luhur. Kehadirannya mendapat sambutan hangat dari penghuni SLB. Anak-anak berdiri berbaris menyalami Puan di pinggir lapangan sepanjang lorong Kompleks Yayasan.

Di salah satu wisma, ada sekelompok grup paduan suara tunanetra yang bernyanyi menyambut Puan diiringi oleh musik electone. Puan tampak sangat senang saat berinteraksi dengan anak-anak berkebutuhan khusus tersebut.

Puan juga mengunjungi wisma unit campuran yang ditinggali lansia dan remaja difabel. Saat Puan datang, mereka tengah meronce Rosario yang hasil karyanya akan digunakan dan juga dijual. Di SLB Bhakti Luhur, Puan pun membagi-bagikan kaos, boneka, dan alat tulis.

“Senang sekali disambut meriah di SLB Bhakti Luhur,” ungkap Puan.

Puan pun memuji sistem yang dibuat membaur di SLB Bhakti Luhur.

“Agar adik-adik yang berkebutuhan khusus juga bisa merasakan pendidikan formal dan memiliki keterampilan untuk bekal masa depannya nanti,” tutupnya.

Kontributor: Arif

Berita Terkait