Gerbang transportasi laut di kawasan timur Indonesia.
Bitung, Klikwarta.com – Program stimulus ekonomi berupa diskon tarif tiket kapal sebesar 30 persen yang dijalankan PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau PELNI selama masa libur sekolah terbukti meningkatkan mobilitas masyarakat di berbagai daerah, termasuk melalui Pelabuhan Bitung, Sulawesi Utara.
Secara nasional, PELNI mencatat sebanyak 677.955 penumpang memanfaatkan program tersebut atau mencapai sekitar 98 persen dari target 693.690 penumpang. Tingginya animo masyarakat itu sekaligus menunjukkan transportasi laut masih menjadi pilihan utama bagi masyarakat untuk melakukan perjalanan antarpulau dengan biaya yang lebih terjangkau.
Kepala Cabang PELNI Bitung, Nurul Azhar, mengatakan keberhasilan program tersebut turut dirasakan di wilayah kerja PELNI Bitung yang menjadi salah satu pintu gerbang transportasi laut di kawasan timur Indonesia.
"Program diskon tarif ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan mobilitas masyarakat melalui Pelabuhan Bitung. Antusiasme calon penumpang sangat tinggi karena mereka dapat melakukan perjalanan dengan biaya yang lebih ringan tanpa mengurangi kualitas pelayanan yang diberikan PELNI," ujar Nurul Azhar. Minggu, (26/7/26).
Menurutnya, kehadiran program stimulus dari pemerintah menjadi bukti nyata keberpihakan negara dalam menghadirkan transportasi laut yang mudah dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.
"PELNI Bitung berkomitmen memastikan setiap perjalanan berlangsung aman, nyaman, dan tepat waktu. Seluruh pelayanan kami tetap mengedepankan prinsip safety first, zero accident, serta service excellence sebagai standar utama pelayanan kepada masyarakat," katanya.
Program stimulus tersebut berlaku untuk pembelian tiket mulai 6 Juni hingga 15 Agustus 2026, dengan periode keberangkatan 20 Juni sampai 15 Agustus 2026. Selama pelaksanaan program, total penjualan tiket diskon secara nasional mencapai 677.955 tiket, dengan realisasi penggunaan anggaran mencapai 99 persen dari total alokasi stimulus sebesar Rp67,3 miliar.
Sekretaris Perusahaan PELNI, Ditto Pappilanda, sebelumnya menyampaikan bahwa realisasi penumpang harian tertinggi terjadi pada 26 Juni 2026 dengan jumlah 24.486 penumpang. Lima tujuan yang paling diminati masyarakat selama program berlangsung yakni Makassar, Tanjung Priok, Ambon, Bau-Bau, dan Surabaya.
Nurul Azhar menambahkan, PELNI Bitung terus berupaya menghadirkan pengalaman perjalanan yang semakin baik melalui berbagai fasilitas modern di atas kapal.
"Selain menjaga keselamatan pelayaran, kami juga terus meningkatkan kenyamanan pelanggan melalui fasilitas seperti poliklinik, restoran, minimarket, mini theater hingga layanan TV channel dan Wi-Fi komersial di sejumlah kapal penumpang. Kami ingin masyarakat merasakan bahwa menggunakan kapal PELNI kini semakin nyaman dan berkualitas," ungkapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah dan masyarakat yang terus memberikan kepercayaan kepada PELNI sebagai moda transportasi laut nasional.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah, khususnya Kementerian Perhubungan, atas dukungan terhadap program stimulus transportasi laut. Terima kasih pula kepada seluruh masyarakat, khususnya para pelanggan PELNI di Bitung dan Sulawesi Utara, yang terus mempercayakan perjalanan mereka kepada PELNI. Kepercayaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan," tuturnya.
Keberhasilan program diskon tarif tersebut semakin mempertegas peran PELNI sebagai tulang punggung konektivitas nasional yang menghubungkan ratusan pelabuhan di seluruh Indonesia. Melalui jaringan pelayaran yang luas, PELNI terus mendukung pemerataan pembangunan, pertumbuhan ekonomi daerah, serta memperkuat akses transportasi laut yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat. (*)








