Yonarmed 12 Kostrad Jadi Garda Edukasi, Dansatgas Menginspirasi Kadet di Perbatasan

Minggu, 26/04/2026 - 09:37
Dansatgas Yonarmed 12 Kostrad, Letkol Arm Dr. Erlan Wijatmoko

Dansatgas Yonarmed 12 Kostrad, Letkol Arm Dr. Erlan Wijatmoko

Klikwarta.com, Belu, NTT – Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad kembali menunjukkan peran strategisnya tidak hanya dalam menjaga keamanan wilayah perbatasan, tetapi juga dalam bidang edukasi. Dansatgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad Letkol Arm Dr Erlan Wijatmoko hadir sebagai salah satu narasumber dalam kegiatan BNPP Menyala (Menyapa Langsung Mahasiswa) yang diselenggarakan di Politeknik Ben Mboi Universitas Pertahanan RI, Belu, Nusa Tenggara Timur. Sabtu (25/04/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Dansatgas memberikan paparan komprehensif mengenai peran penting TNI dalam menjaga kedaulatan negara, khususnya di wilayah perbatasan RI–RDTL. Di hadapan para Kadet Universitas Pertahanan, disampaikan berbagai isu aktual yang kerap terjadi di daerah perbatasan, mulai dari pelanggaran wilayah, aktivitas ilegal lintas batas, hingga pentingnya pendekatan teritorial dalam membangun hubungan harmonis dengan masyarakat setempat.

.

Dansatgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad Letkol Arm Dr Erlan Wijatmoko menegaskan bahwa keberhasilan menjaga perbatasan tidak hanya ditentukan oleh kekuatan militer semata, tetapi juga oleh kemampuan membangun komunikasi, kepercayaan, dan sinergi dengan masyarakat.

“Kegiatan Satgas tidak hanya bersifat pengamanan, namun juga harus diimbangi dengan kegiatan teritorial guna membantu meringankan beban masyarakat perbatasan, sekaligus menjadi simbol nyata hadirnya negara di wilayah perbatasan,” ungkapnya.

.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan adanya sesi tanya jawab antara para kadet dan narasumber. Antusiasme peserta terlihat dari berbagai pertanyaan yang diajukan seputar tantangan di wilayah perbatasan hingga pengalaman langsung para prajurit di lapangan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para Kadet Universitas Pertahanan RI dapat memperoleh wawasan yang lebih mendalam serta termotivasi menjadi prajurit profesional, adaptif, dan berintegritas tinggi demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

(Kontributor : Arif)

Berita Terkait