Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Perdagangan dan Perindustrian Bintan, Asy Syukri
Klikwarta.com, Bintan - Terkait dampak kenaikan harga sembako, khususnya beras Premium, Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Perdagangan dan Perindustrian Bintan, Asy Syukri angkat bicara.
"Dengan kenaikan harga beras, kita sering melakukan giat monitoring diperoleh hasil bahwa kenaikan harga beras jenis Premium telah terjadi pada kurun waktu seminggu yang lalu yang dipicu dari kenaikan harga beras Premium secara nasional", ujarnya saat dikonfirmasi via telephone selular, Senin (04/03/2024) kemarin.
Asy Sukri menjelaskan, besaran kenaikan harga beras Premium berkisar pada angka Rp200/Kg (beras premium terendah) s/d Rp.1000/Kg (beras premium tertinggi) dengan prosentase kenaikan berkisar 1%-6%.
Perbedaan mendasar antara beras jenis Premium dengan beras jenis Medium yaitu, Beras Premium memiliki tingkat kepatahan beras sebesar 5% (beras utuh). Beras Medium memiliki tingkat kepatahan beras sebesar 15% (beras tidak utuh) dengan saat ini pasokan dan ketersediaan beras jenis Premium dalam kondisi aman dan lancar (belum ditemukan kelangkaan), dan tidak ditemukan.
Terbuka kemungkinan harga beras Premium akan terus naik menjelang dan selama bulan suci Ramadhan 1445 Hijriyah seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat.
"Untuk di pasar baru kecamatan Bintan Utara kita juga melakukan monitoring sebulan bisa 2 kali. 3 kali. Tergantung situasi. biasanya kita turun bersama satgas pangan dimotori polres dan polsek", jelasnya.
"Kami tim Pemkab Bintan bersama satgas pangan Bintan akan terus memonitor harga beras yang ada dipasaran secara berkala", pungkasnya.
Pewarta: Surya








