Pasar Murah Terintegrasi di Tanggul Disambut Antusias, Pemkab Jember Jaga Stabilitas Harga Pangan

Kamis, 02/07/2026 - 21:58
Pasar Murah Terintegrasi di Tanggul Disambut Antusias, Pemkab Jember Jaga Stabilitas Harga Pangan

Pasar Murah Terintegrasi di Tanggul Disambut Antusias, Pemkab Jember Jaga Stabilitas Harga Pangan

Klikwarta.com, Jember - Pemerintah Kabupaten Jember terus memperkuat upaya menjaga stabilitas harga pangan dan meningkatkan daya beli masyarakat melalui Pasar Murah Terintegrasi yang digelar di Balai Desa Manggisan, Kecamatan Tanggul, Rabu (1/7/2026).

Kegiatan tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Ratusan warga memadati lokasi untuk memperoleh berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

Program ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Jember dalam memastikan masyarakat memiliki akses terhadap pangan yang aman, berkualitas, dan terjangkau. Selain menyediakan kebutuhan pokok, pasar murah juga menjadi wadah promosi bagi hasil pertanian lokal serta produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Jember, drh. Welas Wahyu Widayanti, mengatakan pelaksanaan pasar murah berlangsung lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Alhamdulillah, pelaksanaan kegiatan hari ini berjalan dengan lancar. 

Antusiasme masyarakat sangat tinggi dan kami melihat program ini benar-benar membantu warga mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau," ujarnya.

Pelaksanaan pasar murah melibatkan kolaborasi antara DKPP Kabupaten Jember, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DPTPH), Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, serta Perum Bulog. 

Sinergi tersebut menghadirkan beragam komoditas, mulai dari sayuran segar hasil petani lokal, produk UMKM, hingga bahan pangan pokok strategis.
Stan DKPP menjadi salah satu yang paling diminati masyarakat. Gula pasir dijual seharga Rp15.000 per kilogram, sedangkan telur ayam ras dipasarkan dengan harga Rp20.000 per kilogram. Harga tersebut berada di bawah harga pasar sehingga membantu meringankan pengeluaran rumah tangga warga.

Selain menjadi langkah intervensi pemerintah dalam menjaga keterjangkauan harga pangan, pasar murah juga berperan dalam memperluas pemasaran hasil pertanian lokal sekaligus meningkatkan daya saing produk UMKM di tengah masyarakat.
Menurut drh. Welas Wahyu Widayanti, keberhasilan kegiatan ini tidak terlepas dari sinergi seluruh pihak yang terlibat. Ke depan, pihaknya akan melakukan evaluasi dan koordinasi untuk memperluas jangkauan program ke wilayah lain di Kabupaten Jember.

"Kami akan melakukan evaluasi dan koordinasi bersama seluruh pihak terkait untuk menentukan pelaksanaan pasar murah berikutnya. Harapannya, program ini dapat menjangkau lebih banyak desa sehingga manfaatnya dirasakan secara merata oleh masyarakat," pungkasnya. (Maria) 

Berita Terkait