Penonton Membludak, Dandim Karanganyar Apresiasi Kesuksesan Pentas Kethoprak "Babad Karanganyar"

Jumat, 19/06/2026 - 15:07
Dandim Karanganyar Apresiasi Kesuksesan Pentas Kethoprak "Babad Karanganyar"

Dandim Karanganyar Apresiasi Kesuksesan Pentas Kethoprak "Babad Karanganyar"

Klikwarta.com, Karanganyar - Pagelaran seni tradisional kethoprak dengan lakon "Babad Karanganyarsukses menyedot perhatian publik. Menyaksikan langsung fenomena tersebut, Komandan Kodim (Dandim) 0727/Karanganyar, Letkol Kav Dhanang Prasetyo Kurniawan, memberikan apresiasi tinggi atas tingginya kecintaan masyarakat terhadap seni budaya lokal.

Pertunjukan yang berlangsung di Gedung Teater Bhinneka Tunggal Ika, Kabupaten Karanganyar, pada Kamis (18/06/2026) malam tersebut juga dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Daya tarik kisah sejarah yang dibawakan membuat gedung berkapasitas 600 penonton tersebut penuh sesak. Bahkan, ratusan warga yang tidak kebagian tempat duduk rela memadati area luar gedung demi bisa menyaksikan jalannya pertunjukan.

Kemeriahan acara ini tidak lepas dari kolaborasi apik antara kelompok karawitan putri Wanito'Mbok dan Yayasan Pendapa Budaya Indonesia, yang berhasil menghidupkan suasana dengan nuansa budaya yang kental dan dinamis.

Melihat lautan penonton yang memadati arena, Dandim 0727/Karanganyar Letkol Kav Dhanang Prasetyo Kurniawan yang dalam pentas itu memerankan tokoh sebagai Komandan VOC, mengaku kagum. Menurutnya, momentum ini menjadi bukti nyata bahwa seni tradisional belum kehilangan taringnya di era modern.

"Antusiasme masyarakat yang begitu tinggi menunjukkan bahwa seni budaya tradisional masih sangat dicintai. Kegiatan seperti ini sangat positif dan diharapkan dapat terus diselenggarakan kembali di masa mendatang sebagai wadah pelestarian budaya sekaligus hiburan yang mendidik bagi masyarakat," ucap Dandim seusai pementasan.

Ia juga menambahkan bahwa pagelaran ini bukan sekadar tontonan, melainkan sarana efektif untuk mempererat kebersamaan warga sekaligus membentengi generasi muda dengan nilai-nilai sejarah daerah.

Kesuksesan besar ini menorehkan haru bagi pihak penyelenggara. Ketua Penyelenggara Ketoprak, Eka Suranti, mengaku tidak menyangka sambutan masyarakat akan se-ekstrem ini.

"Saya sangat terharu melihat antusiasme masyarakat. Kapasitas gedung sekitar 600 orang penuh, bahkan penonton membludak hingga di luar gedung. Luar biasa atas partisipasi semua elemen, para pemain, kelompok karawitan, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini," ungkap Eka.

Melalui sinergi yang kuat antara TNI, pemerintah daerah, seniman, dan masyarakat, pagelaran "Babad Karanganyar" sukses membuktikan bahwa seni tradisi memiliki daya tarik magis yang layak untuk terus dikembangkan secara berkelanjutan.

Pertunjukan kethoprak babad yang mengisahkan asal-usul di balik nama "Karanganyar" ini tampil solid berkat kolaborasi unik antara seniman profesional dan jajaran pejabat daerah (Forkopimda) Karanganyar yang menanggalkan seragam dinas demi menghidupkan karakter sejarah.

Raden Mas Said (Pangeran Sambernyawa) dan Nyi Ageng Karang (Raden Ayu Sulbiyah) sebagai tokoh sentral, diperankan secara kharismatik oleh Ki Dalang Sulardiyanto dan seniman gaek Yati Pesek.

Patih Pringgalaya, tokoh penuh intrik yang menguras emosi penonton, dimainkan secara apik oleh seniman kawakan Marwoto.
Paku Buwana, penguasa Keraton Surakarta Hadiningrat yang berwibawa diperankan langsung oleh Bupati Karanganyar Rober Christanto berpasangan dengan Sulistyorini sebagai Prameswari.

Pangeran Mangkubumi, tokoh sekutu sentral dalam dinamika takhta Jawa ini dihidupkan oleh Muhammad Prasetyo Pamungkas Bayu Aji. Tokoh lain, Wakil Bupati Adhe Eliana tampil sebagai Begawan Sidik Waseso, Kapolres Karanganyar AKBP Arman Sahti sebagai Tumenggung Wirabraja, dan Dandim 0727/Karanganyar Letkol Kav. Dhanang Prasetyo Kurniawan tampil totalitas menjadi Komandan VOC.

Pewarta : Kacuk Legowo

Berita Terkait