Yonarmed 12 Kostrad Bangun Kepercayaan Warga, Senjata Api Springfield Diserahkan Sukarela di Perbatasan

Senin, 18/05/2026 - 17:19
Penyerahan senjata api sukarela warga perbatasan

Penyerahan senjata api sukarela warga perbatasan

Klikwarta.com, Belu, NTT – Pendekatan humanis dan kepedulian terhadap masyarakat kembali membuahkan hasil positif di wilayah perbatasan. Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad melalui Pos Salore Kompi 1 menerima penyerahan 1 (satu) pucuk senjata api jenis Springfield secara sukarela dari seorang warga Dusun Mudafehan, Desa Tulakadi, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Minggu (17/05/2026). Senjata tersebut diserahkan oleh Bpk. D.A (67), yang selama ini menyimpannya sebagai peninggalan konflik masa lalu. 

Peristiwa tersebut berawal dari kegiatan bakti sosial pelayanan kesehatan keliling yang dilaksanakan personel Pos Salore kepada masyarakat Dusun Mudafehan pada Jumat (15/05/2026). Saat itu, personel Pos Salore memberikan pemeriksaan kesehatan kepada Bpk. D.A yang mengalami keluhan demam dan batuk. Tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan, personel Pos Salore juga aktif melaksanakan komunikasi sosial dengan masyarakat guna mempererat hubungan dan membangun rasa aman di lingkungan perbatasan.

Kedekatan yang terjalin membuat Bpk. D.A mulai terbuka saat personel Pos Salore melakukan anjangsana pada Sabtu (16/05/2026). Dalam suasana penuh kekeluargaan, ia menyampaikan bahwa masih menyimpan satu pucuk senjata api lama jenis Springfield di rumahnya. Melalui pendekatan yang humanis, persuasif, serta tanpa unsur paksaan, personel Pos Salore memberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga keamanan lingkungan dan risiko kepemilikan senjata api ilegal, hingga akhirnya Bpk. D.A dengan kesadaran penuh memutuskan menyerahkan senjata tersebut secara sukarela kepada Pos Salore.

Danpos Salore, Lettu Arm Arif Adiyanto menyampaikan apresiasi atas kesadaran warga yang telah mendukung terciptanya situasi aman di wilayah perbatasan. “Kepercayaan masyarakat merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab bagi kami. Kehadiran Satgas tidak hanya menjaga wilayah perbatasan, tetapi juga hadir membantu masyarakat melalui kegiatan sosial, kesehatan, serta membangun komunikasi yang baik. Penyerahan senjata ini menjadi bukti bahwa pendekatan humanis mampu menumbuhkan kesadaran bersama untuk menjaga keamanan lingkungan,” ungkapnya.

(Kontributor : Arif)

Berita Terkait