Bangun Embung, Kementerian PUPR Dukung Air Baku Pusat Persemaian Modern Mentawir untuk Penghijauan IKN Nusantara

Kamis, 23/06/2022 - 15:59
Ilustrasi pembangunan Embung di Desa Mentawir
Ilustrasi pembangunan Embung di Desa Mentawir

Klikwarta.com, Samboja - Dalam Kunjungan Kerja di Kalimantan Timur, Presiden Joko Widodo dan Ketua DPR RI Puan Maharani didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meninjau Pusat Persemaian Modern (Nursery Center) Mentawir di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Rabu (22/6/2022). Dukungan prasarana air baku dilakukan Kementerian PUPR untuk memenuhi kebutuhan air bagi bibit-bibit pohon Pusat Persemaian Mentawir yang direncanakan untuk program rehabilitasi hutan di sekitar Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. 

Hadir dalam kunjungan Presiden, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia, Kepala Otorita IKN Bambang Susantono, Gubernur Kaltim Isran Noor, dan sejumlah Pimpinan Redaksi (Pimred) Media Massa. 

Presiden Jokowi mengatakan Pusat Persemaian Modern Mentawir dapat menghasilkan sekitar 12 juta bibit pohon per tahun yang nantinya bisa dimanfaatkan untuk penghijauan kawasan IKN Nusantara. "Jadi konsepnya nanti kan kota di dalam hutan," kata Presiden Jokowi. 

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan Kementerian PUPR akan memberikan dukungan prasarana air baku untuk memenuhi kebutuhan air bagi bibit-bibit pohon dengan skala besar seperti yang telah dilakukan Kementerian PUPR di Pusat Persemaian Modern Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. 

.

Pemanfaatan air baku bagi bibit-bibit tanaman pada Pusat Persemaian Modern  Mentawir nantinya bersumber dari embung yang dibangun Kementerian PUPR dengan kapasitas tampung 160.000 m3 dan luas genangan 6,3 hektare. Embung direncanakan akan dibangun  kedalaman efektif 2,5 meter sehingga volume tampungan embung dapat dimanfaatkan kapasitas pengambilan 60 liter/detik.

Embung tersebut digunakan sebagai penyediaan air baku yang akan memanfaatkan Sungai Mandahan yang berlokasi di samping fasilitas persemaian dan memiliki kurang lebih lebar 5 m x 0,3 m dengan debit 225 liter/detik. Persemaian Mentawir terletak di Desa Mentawir Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara Provinsi Kalimantan Timur dengan luas kurang lebih 9 hektare dan kapasitas produksi bibit 15 juta/tahun. 

Turut hadir dalam tinjauan, kunjungan kerja Menteri Basuki, Dirjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR Jarot Widyoko, Staf Ahli Menteri Bidang Teknologi, Industri dan Lingkungan Endra S. Atmawidjaja, Direktur Bendungan dan Danau Ditjen SDA Airlangga Mardjono, Kepala BBPJN Kalimantan Timur Junaidi, dan Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan Timur Harya Muldanto (*)

(Kontributor : Arif)

Related News