Satib Minta Warga Tak Panik Hadapi Pandemi Covid-19

Kamis, 02/04/2020 - 19:53
Satib Minta Warga Tak Panik Hadapi Pandemi Covid-19

Satib Minta Warga Tak Panik Hadapi Pandemi Covid-19

Klikwarta.com, Surabaya - Masa reses dimanfaatkan oleh Anggota DPRD Jawa Timur, Satib untuk melakukan sosialisasi di tengah pandemi covid-19. Masyarakat diminta tidak terlalu panik menghadapi pandemi covid-19.

Satib mengaku saat reses di Rambipuji, dan Patrang Jember,  memberikan pengarahan kepada warga tidak terlalu panik menghadapi pandemi covid-19. Kalau masyarakat terlalu takut justru dapat mempengaruhi merosotnya etos kerja. Tentunya ekonomi keluarga akan berpengaruh kalau etos kerja merosot.

"Peserta reses karena jumlahnya dibatasi. Maka kita sampaikan ke warga lainnya dengan adanya bahwa ada corona tidak perlu panik karena kalau kita terlalu takut kan justru etos kerja merosot. Ini akan berpengaruh pada ekonomi keluarga terjadi di setiap keluarga," pinta Satib, saat reses di Rambipuji, Jember, Kamis 2 April 2020.

Politisi asal Partai Gerindra itu tidak menginginkan ekonomi setiap keluarga merosot, dan berdampak pada roda perekonomian nasional. Untuk itu, masyarakat harus tetap semangat dalam menjalankan perekonomiannya.

"Kalau terjadi di setiap keluarga keluarga semacam ini akan menjadi kasus nasional sehingga perekonomian kita akan rusak," ujarnya.

Anggota Komisi D DPRD Jatim itu menegaskan, di tengah wabah virus corona ini yang terpenting masyarakat harus waspada. Anjuran pemerintah sebaiknya diikuti masyarakat tidak lagi seperti yang dulu. Dimana setiap ketemu orang di luar harus bersalaman.

"Salaman dengan orang di luar sana sementara kita hindari dulu. Kita harus rajin cuci tangan pakai masker," pintanya

 Satib tak memungkiri anjuran Pemerintah untuk berdiam di rumah akan berdampak pada ekonomi masyarakat sehingga pendapatan dari kerjanya merosot. 

Dari sini kita juga akan memberikan bantuan kalau insya allah kita lakukan Minggu depan. Kita akan memberikan bantuan sembako," tuturnya.

Satib menyiapkan 1000 sembako yang merupakan hasil penggalangan bantuan dari DPRD Kabupaten Jember dan Lumajang dari Fraksi Gerindra.
 
Semua orang akan merasakan dampak anjuran pemerintah untuk lebih banyak diam di rumah. Meskipun demikian bantuan hanya diberikan kepada masyarakat yang tidak mampu. Satib berharap masyarakat yang mampu untuk ikut empati terhadap masyarakat yang terdampak covid-19.

Satib saat jaring aspirasi masyarakat belum belum mendengar adanya warga Jember dan Lumajang di PHK akibat wabah covid-19. Warga hanya menyampaikan aspirasi bagar ada kepedulian dari pemerintah, karena sampai sekarang masyarakat belum merasakan bantuan dari pemerintah.

(Pewarta : Supra)

Berita Terkait