Launching penyatuan Akbid Nusantara Indonesia Lubuk Linggau ke Umuka Karanganyar dan pembukaan 8 program studi baru, Senin (2/2/2026)
Klikwarta.com, Karanganyar - Universitas Muhammadiyah Karanganyar (Umuka) membuktikan diri sebagai perguruan tinggi yang tak bisa dipandang sebelah mata.
Dalam sebuah langkah strategis yang ambisius, UMUKA resmi mengumumkan penyatuan Akademi Kebidanan (Akbid) Nusantara Indonesia Lubuk Linggau ke dalam struktur institusinya, sekaligus meluncurkan delapan program studi (prodi) baru pada Senin (2/2/2026).
Langkah besar ini disahkan langsung oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VI Jawa Tengah, Aisyah Endah Palupi. Penyatuan ini menandai babak baru sinergi pendidikan lintas wilayah yang bertujuan memperkuat mutu layanan kesehatan dan akademik di bawah bendera UMUKA.
"Integrasi Akbid Nusantara Indonesia bukan sekadar urusan administratif. Ini adalah taktik efisiensi untuk mengonsolidasikan kekuatan. Dengan masuknya Akbid Nusantara, UMUKA kini memiliki sumber daya yang lebih besar untuk mencetak tenaga kesehatan profesional yang siap pakai," ungkapnya.
Aisyah Endah Palupi juga memberikan apresiasi tinggi atas langkah progresif ini. Menurutnya, UMUKA sedang menunjukkan komitmen nyata dalam memperluas akses pendidikan berkualitas di Jawa Tengah, dengan kurikulum yang dinamis dan fasilitas yang terus dipacu.
Dalam kesempatan yang sama, Rektor Umuka Karanganyar, Muhammad Samsuri, menegaskan bahwa momentum ini adalah "titik balik" bagi transformasi universitas.
"Penyatuan ini bukan sekadar penggabungan di atas kertas, melainkan penyatuan visi untuk mencetak generasi unggul. Kehadiran 8 prodi baru juga menjadi tanggung jawab besar bagi kami untuk terus menjaga standar kualitas akademik," tegas Samsuri.
Tidak tanggung-tanggung, Umuka langsung membuka kran pendaftaran untuk delapan program studi baru yang dirancang relevan dengan kebutuhan industri masa kini.
"Penambahan prodi ini mencakup spektrum ilmu yang luas, mulai dari humaniora hingga sains terapan, yaitu S1 Manajemen, S1 Psikologi, S1 Hukum, S1 Ilmu Pemerintahan, S1 PGSD, S1 Pendidikan Bahasa Inggris, S1 Pendidikan Jasmani, dan D3 Kebidanan," jelas Samsuri.
Dengan amunisi baru ini, UMUKA Karanganyar kini berdiri kokoh sebagai institusi yang semakin inklusif. Transformasi ini diproyeksikan tidak hanya akan menarik minat calon mahasiswa lokal, tetapi juga memosisikan UMUKA sebagai pusat pendidikan yang kompetitif di kancah nasional hingga internasional.
Pewarta : Kacuk Legowo








