Komandan Regu Basarnas Surakarta, Tri Puji Sugiarto, memberikan pengarahan kepada personel tim SAR gabungan terkait pencarian lanjutan terhadap Yasid Ahmad Firdaus (26) di Bukit Mongkrang, Gondosuli, Tawangmangu.
Klikwarta.com, Karanganyar – Hingga hari ke-10, misteri hilangnya Yasid Ahmad Firdaus (26) di belantara Bukit Mongkrang belum juga terpecahkan. Tim SAR Gabungan secara resmi memutuskan untuk kembali memperpanjang durasi pencarian selama tiga hari ke depan, terhitung mulai Kamis (29/1/2026) pagi.
Keputusan krusial ini diambil setelah melalui proses evaluasi mendalam dan koordinasi ketat antara Basarnas, BPBD, TNI-Polri, serta pihak keluarga korban pada Rabu malam.
Strategi pencarian kini mengalami pergeseran fokus. Kepala Pelaksana BPBD Karanganyar, Hendro Prayitno, mengungkapkan bahwa penyisiran akan dikonsentrasikan secara masif di sekitar Pos 3 Mongkrang.
"Berdasarkan pertimbangan teknis dan evaluasi jejak di lapangan, area Pos 3 menjadi prioritas kami. Kami tidak ingin melewatkan satu jengkal pun di zona tersebut," jelas Hendro kepada wartawan, Rabu (28/1/2026).
Upaya kemanusiaan ini bukan tanpa hambatan. Tim di lapangan dipaksa bertarung melawan keganasan alam Tawangmangu yang tak menentu. Kondisi di ketinggian saat ini dilaporkan sedang tidak bersahabat.
Kabut tebal yang datang tiba-tiba sering kali memutus visibilitas tim.Embusan angin ekstrem di kawasan terbuka mengancam keselamatan personel.Ilalang dan semak belukar yang tumbuh setinggi manusia menjadi 'tembok' yang menyulitkan pengamatan visual di darat.
Tak ingin menyerah pada keadaan, Tim SAR Gabungan meningkatkan skala operasi dengan menurunkan alat utama (alut) lengkap. Sedikitnya delapan unit rescue bersiaga, didukung oleh SAR Dog Indonesia dengan anjing pelacak untuk mendeteksi aroma di area-area sulit, pemantauan udara untuk menjangkau tebing-tebing curam yang sulit diakses manusia, dan Tim Vertical Rescue dengan personel khusus yang memiliki keahlian di medan terjal dan tebing.
"Hasil briefing bersama seluruh unsur menyepakati bahwa operasi di Bukit Mongkrang diperpanjang. Kami berharap cuaca lebih bersahabat agar survivor segera ditemukan," ujar Komandan Regu Basarnas Surakarta, Tri Puji Sugiarto.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak termakan spekulasi atau informasi hoaks yang beredar di media sosial terkait kondisi korban, serta hanya merujuk pada pernyataan resmi tim gabungan.
Pewarta : Kacuk Legowo







