Pemkab Jember Salurkan Rp187,38 Miliar untuk Revitalisasi 258 Lembaga Pendidikan

Kamis, 01/10/2026 - 11:40
Bupati Jember, Gus Fawait

Bupati Jember, Gus Fawait

Klikwarta.com, Jember - Pemerintah Kabupaten Jember terus memperkuat upaya peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan melalui program revitalisasi sekolah. 

Berdasarkan data Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, total bantuan revitalisasi yang telah disalurkan mencapai Rp187,38 miliar untuk 258 lembaga pendidikan yang telah menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS).

Program tersebut mencakup lembaga pendidikan negeri maupun swasta pada jenjang PAUD, TK, SD, dan SMP. Dari total penerima bantuan, sebanyak 121 lembaga merupakan sekolah negeri dan 137 lembaga merupakan sekolah swasta.

Bupati Jember, Gus Fawait, menyampaikan bahwa peningkatan kualitas infrastruktur pendidikan merupakan bagian penting dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Jember.

“Pendidikan yang unggul dimulai dari lingkungan belajar yang aman dan nyaman. Alokasi dana revitalisasi ini kami bagikan secara proporsional, baik untuk lembaga negeri maupun swasta, agar anak-anak kita mendapatkan fasilitas belajar yang layak tanpa ada diskriminasi,” ujar Gus Fawait.

Berdasarkan rekapitulasi Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, alokasi bantuan terbesar diberikan kepada jenjang sekolah dasar (SD). Sebanyak 120 lembaga SD menerima bantuan dengan total nilai Rp123,94 miliar, yang terdiri atas 106 SD negeri dan 14 SD swasta.

Sementara itu, jenjang PAUD dan TK memperoleh alokasi sebesar Rp46,25 miliar untuk 117 lembaga. Jumlah tersebut terdiri atas tiga lembaga negeri dan 114 lembaga swasta.

Untuk jenjang SMP, bantuan revitalisasi dialokasikan sebesar Rp17,18 miliar kepada 21 lembaga, terdiri atas 12 SMP negeri dan sembilan SMP swasta.

Gus Fawait menegaskan bahwa pelaksanaan program revitalisasi akan terus dipantau oleh Pemerintah Kabupaten Jember untuk memastikan proses pembangunan berjalan sesuai ketentuan, tepat sasaran, serta memenuhi standar mutu yang telah ditetapkan.

Selain pengawasan pemerintah, masyarakat juga diharapkan turut berpartisipasi dalam mengawasi pelaksanaan revitalisasi sekolah di lingkungan masing-masing.

“Jika ada pengerjaan yang kurang pas dan janggal, bisa langsung melapor melalui kanal Wadul Gus’e,” ungkapnya.

Melalui program tersebut, Pemkab Jember berharap pembenahan sarana dan prasarana pendidikan dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan layak sehingga mendukung proses pembelajaran serta peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Jember. (**) 

Berita Terkait