Sosialisasi TABELA di wilayah desa binaan
Klikwarta.com, Madiun – Upaya meningkatkan produktivitas pertanian melalui penerapan teknologi modern terus dilakukan di Kabupaten Madiun. Babinsa Desa Sewulan Koramil 0803/14 Dagangan, Peltu Edi Sunarso, bersama petugas dari Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) melaksanakan sosialisasi dan pendampingan kegiatan TABELA (Tanam Benih Langsung) yang merupakan bagian dari penerapan Pertanian Modern Agriculture Advanced System (PM-AAS) kepada anggota Kelompok Tani (Poktan) Ngudi Rejeki 2, Desa Sewulan, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun.
Kegiatan yang dilaksanakan di area persawahan dan lahan pertanian Poktan Ngudi Rejeki 2 tersebut bertujuan untuk memperkenalkan metode budidaya padi yang lebih efektif, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi pertanian modern. Melalui metode TABELA, petani dapat menanam benih padi secara langsung tanpa melalui proses persemaian dan pindah tanam seperti yang dilakukan secara konvensional.
Peltu Edi Sunarso mengatakan bahwa pendampingan yang dilakukan merupakan bentuk dukungan TNI AD terhadap program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong percepatan modernisasi sektor pertanian di wilayah pedesaan.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap petani semakin memahami dan mampu menerapkan metode tanam yang lebih modern sehingga dapat menghemat biaya produksi, mengurangi kebutuhan tenaga kerja, serta meningkatkan hasil panen,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, petugas BPP memberikan penjelasan mengenai tata cara pelaksanaan TABELA, mulai dari persiapan lahan, pemilihan benih unggul, teknik penanaman, hingga perawatan tanaman. Selain sosialisasi, petani juga mendapatkan pendampingan langsung di lapangan agar dapat memahami penerapan metode tersebut secara praktis.
Menurut petugas BPP, penerapan PM-AAS melalui metode TABELA menjadi salah satu inovasi yang diharapkan mampu menjawab tantangan sektor pertanian saat ini, terutama terkait keterbatasan tenaga kerja dan tuntutan peningkatan produktivitas pangan.
Para anggota Poktan Ngudi Rejeki 2 menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka menilai pendampingan yang diberikan dapat menambah wawasan sekaligus memberikan solusi untuk meningkatkan efisiensi usaha tani yang selama ini dijalankan.
Melalui sinergi antara Babinsa, penyuluh pertanian, dan kelompok tani, program pertanian modern di Desa Sewulan diharapkan dapat berjalan optimal serta menjadi contoh bagi wilayah lain dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan dan kesejahteraan petani.
(Kontributor : Arif)









