Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar, meninjau salah satu tenant dalam acara Styles LAND with Liunic di Lippo Mall Kemang, Jakarta, Jumat (21/8/2026)
Klikwarta.com, Jakarta, 22 Agustus 2026 - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar, mengapresiasi kolaborasi ekosistem _Intellectual Property(IP),_ jenama lokal, dan ruang komersial seperti yang ditunjukkan _Styles LAND with Liunic_. Wamen Ekraf menilai kehadiran karya kreator lokal di ruang komersial dapat membuka kesempatan lebih luas bagi masyarakat untuk mengenal sekaligus mengapresiasi produk dan IP buatan Indonesia.
“Ruang seperti ini penting karena mempertemukan kreator dengan masyarakat secara langsung. Ketika karya dan IP lokal hadir di tempat yang menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari, peluang untuk membangun audiens, memperluas pasar, sekaligus mengembangkan nilai ekonomi dari kreativitas menjadi semakin terbuka,” ujar Wamen Ekraf saat mengunjungi _Styles LAND with Liunic_ di Lippo Mall Kemang, Jakarta, Jumat (21/8).
_Styles LAND with Liunic_ menghadirkan atraksi kolaboratif antara _Styles Application_ dan ekosistem IP di pusat perbelanjaan. Dalam kunjungannya, Irene melihat langsung sejumlah jenama lokal yang hadir dalam area tersebut serta karya visual dari kreator Martcellia Liunic.
Pemilik IP Martcellia Liunic merupakan seniman asal Jakarta yang dikenal melalui penggunaan warna-warna berani dan cerah, dipadukan dengan bentuk abstrak serta karakter binatang dan perempuan yang khas. Melalui karyanya, Liunic menghadirkan dunia visual yang _playful_ dan dekat dengan gagasan tentang kegembiraan serta eksplorasi imajinasi.
Kreativitas tersebut kemudian dikembangkan melalui _Liunic on Things_, label seni yang menerjemahkan ilustrasinya ke dalam berbagai aksesori. Karyanya juga telah berkolaborasi dengan sejumlah jenama global, sementara ilustrasinya mendapat perhatian melalui berbagai publikasi dan ajang seni internasional.
Liunic juga mengembangkan _Liunicland,_ sebuah semesta berbasis karakter yang menghadirkan tokoh-tokoh dengan cerita dan persoalan yang dekat dengan kehidupan orang dewasa. Melalui mainan, cerita, dan narasi visual, IP tersebut mengeksplorasi emosi, tantangan, serta imajinasi dalam sebuah dunia kreatif yang terbuka bagi berbagai bentuk ekspresi.
“Yang menarik dari Liunic adalah bagaimana sebuah gaya visual dapat berkembang menjadi IP dengan karakter, cerita, produk, dan komunitasnya sendiri. Ini menunjukkan bahwa talenta kreatif memiliki ruang yang besar untuk mengembangkan karya menjadi aset bernilai ekonomi. Kami berharap semakin banyak kolaborasi seperti ini yang mempertemukan IP lokal dengan dunia usaha dan masyarakat,” kata Irene.
Chief Marketing Officer PT Lippo Malls Indonesia, Santiwati Basuki, menyebut salah satu daya tarik utama _STYLES LAND_ adalah kehadiran Liunic (@liunic), _brand_ lokal yang dikenal melalui karakter ilustrasi unik dan produk-produk kreatif yang telah memiliki basis penggemar yang kuat. Pengunjung dapat menikmati berbagai koleksi eksklusif sekaligus mengikuti aktivitas interaktif yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman yang lebih dekat dengan _brand_.
"Melalui STYLES LAND, kami ingin menghadirkan pengalaman yang lebih dari sekadar berbelanja. Ini merupakan wujud komitmen STYLES dalam membangun ekosistem yang menghubungkan platform digital dengan pengalaman offline di pusat perbelanjaan, sekaligus memberikan ruang yang lebih luas bagi brand lokal, ilustrator, dan pelaku industri kreatif Indonesia untuk berkembang dan menjangkau audiens yang lebih besar," ujar Santiwati.
_Styles LAND with Liunic_ dapat dikunjungi masyarakat hingga Minggu, 23 Agustus 2026 di Lippo Mall Kemang, Jakarta. Turut hadir Chief Special Project Officer LMI, Anwar Arifin Salim, Direktur Lippo Mall Kemang, Dimas Aditya Kusuma.
(Kontributor : Arif)








