80 Tenaga Kerja Magang BLKI Aceh Utara Terlindungi BPJAMSOSTEK

Kamis, 25/02/2021 - 16:09
80 Tenaga Kerja Magang BLKI Aceh Utara Terlindungi BPJAMSOSTEK

80 Tenaga Kerja Magang BLKI Aceh Utara Terlindungi BPJAMSOSTEK

Klikwarta.com, Lhokseumawe - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK Kantor Cabang Kota Lhokseumawe memberikan perlindungan kepada 80 Tenaga Kerja BLKI Kabupaten Aceh Utara.

Adapun tenaga kerja magang tersebut meliputi sektor pelatihan kerja, menjahit, practical office, kelistrikan, servis mesin bermotor dan manufaktur furnitur kayu.

“walaupun ini hanya pelatihan kerja, namun resiko kerja adalah suatu hal yang nyata, dengan terlindungi tenaga kerja tersebut maka Insya Allah mereka merasa lebih aman melakukan pelatihan kerja,”jelas Syarifah Wan Fatimah Kepala BPJAMSOSTEK Lhokseumawe, Kamis (25/02/2021). 

Dalam kesempatan itu, BPJAMSOSTEK juga melaksanakan sosialisasi 4 program BPJAMSOSTEK, yakni Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM) dan Jaminan Pensiun (JP).

v

“BLKI Aceh Utara terlindungi 2 program BPJAMSOSTEK yaitu program JKK dan JKM,”terangnya.

Dijelaskan, JKK Merupakan salah satu dari empat program yang diluncurkan oleh BPJAMSOSTEK, guna untuk memberikan perlindungan kepada tenaga kerja yang mengalami kecelakaan kerja, baik pada saat berangkat, di tempat kerja, maupun pulang kerja.

Disamping itu, Perlindungan manfaat JKK tidak hanya dalam bentuk pembayaran perawatan dan pengobatan tenaga kerja di fasilitas kesehatan secara unlimited. Namun juga memberikan manfaat lebih yaitu berupa biaya transportasi, serta pemberian alat bantu, baik prothesa maupun orthesa. 

Program Jaminan Kematian atau JKM juga tidak kalah menarik “Besaran santunan Jaminan Kematian (JKM) BPJAMSOSTEK yang diberikan sebesar Rp 42 juta,

sesuai dengan Perubahan Peningkatan Santunan Manfaat Program BPJS Ketenagakerjaan dari 24 juta yang tertuang dalam PP No. 82 Tahun 2019 ini adalah bukti program Pemerintah melalui BPJAMSOSTEK terhadap masyarakat pekerja Indonesia.”pinta Syarifah.

Berita Terkait