Pengaruh Pasar Tradisional Terhadap Kehidupan Masyarakat

Jumat, 14/07/2023 - 15:42
Kegiatan Jual Beli di Pasar Tradisional Foto: Unsplash

Kegiatan Jual Beli di Pasar Tradisional Foto: Unsplash

Oleh : Miftah Dwi Kharunia 

Klikwarta.com - Kumuh, becek, bau, merupakan pamor yang diangkat dari sebuah pasar tradisional. Hadirnya pasar tradisional memiliki keunggulan yang tidak dimiliki oleh pasar modern, karena di sana dapat tercipta interaksi sosial yang kuat untuk dapat bersikap memanusiakan manusia antara penjual dan pembelinya.

Secara historis, pasar tradisional diperkirakan telah ada sejak zaman Kerajaan Kutai Kartanegara pada abad ke-5 Masehi. Diawali dengan sistem barter barang kebutuhan sehari-hari oleh para pelaut yang datang dari Tiongkok.

Pada pasca kemerdekaan, terlebih dewasa ini pasar tidak hanya sebagai tempat transaksi, khususnya pasar tradisional telah menjadi representatif ekonomi rakyat kelas bawah, seperti kaum petani, peternak, pelaut, pengrajin atau produsen lainnya selaku pemasok dapat menggantung hidupnya.

Pasar tradisional sangat berperan waktu krisis ekonomi di Indonesia, pemerintah dirasa perlu memberikan apresiasi terhadap keberadaannya hingga kini. Dengan itu, pasar tradisional mampu memberikan pelayanan prima dan mempunyai kapasitas yang kuat untuk bertahan dalam situasi ekonomi makro yang tidak menentu.

Peran Pasar Tradisional

Demi memperkuat peran pasar tradisional dalam perekonomian suatu daerah, hendaknya Pemerintah bekerja sama dengan Pemerintah Daerah untuk melakukan pembangunan, pemberdayaan, dan peningkatan kualitas pengelolaan pasar tradisional.

Manfaat pasar tradisional sesuai dengan Undang-Undang adalah sebagai sarana distribusi dan memperlancar proses penyaluran barang atau jasa dari produsen ke konsumen. Pasar tradisional juga bermanfaat mempertemukan penjual dan pembeli. Selain itu, pasar tradisional juga sebagai sarana promosi yang dapat memperkenalkan dan menginformasikan suatu barang atau jasa pada konsumen.

Sedangkan pasar tradisional juga mempunyai tujuan yang sangat penting, yaitu membantu memperlancar penjualan hasil produksi dan memudahkan seseorang dalam memperoleh barang atau jasa yang dibutuhkan, serta membantu menyediakan segala macam barang dan jasa tersebut.

Keberadaan pasar tradisional pada setiap daerah akan membawa perubahan terhadap kehidupan masyarakat sekitarnya. Di mana perubahan kehidupan ini akibat dari meningkatnya kegiatan sosial maupun kegiatan ekonomi dari masyarakat di sekitar pasar.

Pasar tradisional juga telah menjadi penunjang peningkatan anggaran pendapatan daerah, sehingga keberadaan pasar dalam lingkungan masyarakat sangat dibutuhkan. Selain kebijaksanaan ekonomi yang selalu ditunjukkan, pasar tradisional juga meningkatkan pendapatan untuk membuat kesejahteraan masyarakat yang luas.

Menjaga Eksistensi Pasar Tradisional

Sebagai urat nadi bagi perekonomian masyarakat, bergairah dan lesunya perekonomian dapat dilihat dari pasar tradisional. Jika ekonomi sedang bergairah, pasar tradisonal dipastikan ramai pengunjung dan jika perekonomian sedang lesu, dipastikan pasar tradisional pun sepi pengunjung.

Sesepi-sepinya pengunjung, pasar tradisional tetap memiliki peran penting bagi masyarakat. Untuk tetap eksis, pasar tradisional perlu mengembangkan diri menjadi pasar yang berorientasi pada perilaku konsumen. Menjaga eksistensi pasar tradisional agar tetap lestari dan bermanfaat adalah tugas bersama pemerintah dan masyarakat. Pemerintah memfasilitasi pengunjung pasar untuk tetap nyaman, aman, dan mudah dalam berbelanja di pasar tradisional.

Berbagai regulasi yang berpihak pada kepentingan pedagang kecil di pasar tradisional pun diperlukan, seperti melakukan revitalisasi pasar tradisional, peningkatan kualitas sumber daya dan pengelolaan pasar, serta peningkatan kualitas pelayanan oleh pedagang. Sementara, masyarakat pun harus diberi kesadaran bahwa berbelanja di pasar tradisional merupakan wujud pembelaan ekonomi kepada sesama makhluk sosial demi mencapai kesejahteraan hidup yang maksimal di Indonesia.

Berita Terkait