UPDATE: Gempa M 7,7 NTT: 38 Orang Meninggal, Tim SAR Kerahkan 281 Personel Cari Korban Tertimbun

Sabtu, 15/08/2026 - 18:04
Tim Search and Rescue (SAR) Gabungan

Tim Search and Rescue (SAR) Gabungan

NTT, Klikwarta.com - Tim Search and Rescue (SAR) Gabungan terus memacu operasi pencarian dan pertolongan pascagempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu, 15 Agustus 2026. Hingga pemutakhiran data terbaru, sebanyak 38 warga dilaporkan meninggal dunia.

Pusat gempa teridentifikasi berada di laut, sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Nagekeo. Dari total 79 warga terdampak yang berhasil dievakuasi oleh petugas, 38 orang tewas, 40 orang mengalami luka-luka, dan satu warga dinyatakan masih tertimbun reruntuhan bangunan.

Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, menyatakan seluruh personel dan armada pendukung telah diterjunkan ke lokasi terdampak untuk memburu waktu dalam menyelamatkan korban.

"Kantor SAR Maumere mengerahkan seluruh personel ke wilayah yang menjadi pusat gempa di Nagekeo. Kami juga menggerakkan KN SAR Puntadewa untuk mengoptimalkan operasi SAR," kata Fathur dalam keterangannya, Sabtu, 15 Agustus 2026.

Operasi kemanusiaan ini melibatkan sedikitnya 281 personel gabungan yang tersebar di sejumlah titik rawan. Unsur yang terlibat meliputi TNI, Polri, KSOP, BPBD, PMI, pemerintah daerah, hingga potensi SAR lokal di wilayah Flores.

Fathur menambahkan, jumlah korban masih berpotensi berubah seiring proses penyisiran dan verifikasi yang terus berjalan di lapangan bersama BPBD setempat. Fokus utama tim saat ini adalah menyelamatkan satu korban yang terindikasi masih tertimbun reruntuhan, sekaligus memindahkan penyintas ke area yang lebih aman.

Tim SAR Gabungan mengimbau warga Nagekeo dan sekitarnya untuk tetap waspada, menjauhi struktur bangunan yang retak atau rusak parah, serta mematuhi arahan petugas di lapangan selama masa tanggap darurat berlangsung.

Pewarta : Kordianus Lado

Berita Terkait