Ribuan Warga Padati Karnaval Budaya di Gampingan Malang, Sound Horeg Gegerkan Malam Cek Sound

Minggu, 12/10/2025 - 18:54
Ribuan Warga Padati Karnaval Budaya di Gampingan Malang

Ribuan Warga Padati Karnaval Budaya di Gampingan Malang

Klikwarta.com, Malang - Karnaval budaya dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia berlangsung meriah di Desa Gampingan, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, Sabtu (11/10/2025).

Acara tahunan tersebut berhasil menyedot perhatian ribuan warga, baik dari Malang maupun luar daerah.

Tercatat ada 30 peserta dari tiga dusun di Desa Gampingan yang ikut memeriahkan karnaval. Ketiga dusun tersebut yaitu Bumirejo, Krajan, dan Dempok.

Masing-masing dusun menampilkan kreativitas seni, pertunjukan budaya, kendaraan hias, serta kostum bertema kemerdekaan.

Salah satu daya tarik utama adalah penggunaan sound system berdaya tinggi yang disebut warga sebagai “sound horeg”.

Bahkan sebelum puncak acara, suasana sudah meriah sejak Jumat malam (10/10/2025) dengan digelarnya acara “cek sound”.

Sejumlah grup sound system lokal ternama ikut ambil bagian, seperti MP Audio dari pemuda Mahall dan Armada Singosari Poso.

Suara dentuman bass dan musik remix menggema sepanjang jalan desa hingga larut malam, membuat suasana semakin semarak.

Tak hanya warga lokal, acara ini juga menarik minat penonton dari luar kota.

Warga dari Blitar, Tulungagung, Kediri, Pasuruan, Jember, Banyuwangi, hingga Madura turut memadati Desa Gampingan.

Penonton tampak antusias berdiri di pinggir jalan, menyaksikan arak-arakan dan pertunjukan budaya yang disuguhkan peserta karnaval.

Kepala Desa Gampingan, Hj. Ila Husna, S.H., menyampaikan apresiasi atas keterlibatan seluruh warga dalam menyukseskan acara tersebut.

“Tiga dusun ikut berpartisipasi, masing-masing menampilkan ciri khas dan kreativitas yang luar biasa,” kata Ila saat ditemui di lokasi acara.

Ia berharap kegiatan ini bisa menjadi wadah pelestarian budaya sekaligus ajang promosi potensi desa.

“Kami ingin menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya lokal dan mengenalkan potensi Desa Gampingan ke masyarakat luas,” tambahnya.

Karnaval dimulai dari kawasan Prutani dan berakhir di Pasar Gampingan, melewati rute utama yang dipenuhi ribuan penonton.

Sepanjang rute, penonton disuguhi beragam penampilan menarik seperti seni tradisional, tokoh pejuang, hingga kendaraan hias bertema nasionalisme.

Ila juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk Camat Pagak,Drs Sugeng Hari Susanta MM, TNI-Polri, Dishub, Dinkes, serta masyarakat setempat.

“Alhamdulillah acara berjalan lancar dan kondusif. Terima kasih atas partisipasinya. Kami juga mohon maaf jika ada kekurangan dalam pelaksanaan,” tutupnya. (Edy)

Berita Terkait