Foto bersama Bupati Malang, usai membuka acara Ijtima Ahli Falak NU, Sabtu (15/10/2022).
Klikwarta.com, Kabupaten Malang - Bupati Malang, H. M. Sanusi, mendukung pengembangan gugus tugas Ahli Falak, khususnya yang ada di Kabupaten Malang. Hal ini disampaikan Bupati Sanusi, Sabtu (15/10/2022) sore, sebelum membuka acara Ijtima Ahli Falak Nahdlatul Ulama (NU) se-Jawa Timur. Tepatnya di Ponpes Miftahul Huda IV, Kota Kepanjen.
Hadir pada kegiatan tersebut, KH. Shofiyullah, selaku Pengasuh Ponpes Miftahul Huda IV sekaligus Ketua Falakiyah NU Jawa Timur. Juga hadir para ulama, serta sejumlah pejabat dan Kepala OPD Kabupaten Malang.
"Terima kasih karena Kabupaten Malang menjadi salah satu tempat untuk pengembangan Lembaga Falakiyah ini, maka dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim acara Ijtima Ahli Falak se-Jawa Timur, saya nyatakan dibuka dan dimulai kegiatannya", ucap bupati.
"Mudah-mudahan dengan berkumpulnya ahli Falak se-Jawa Timur ini mampu menyatukan visi dan di bulan Ramadan, serta hari raya Idul Fitri bisa bersama", harap Sanusi.
"Meski dari berbagai macam kajian ada perbedaan, tetapi harapannya itu ada persamaan untuk kebersamaan awal puasa Ramadan", tandasnya menambahkan.
Ia pun lantas bersyukur katena Kabupaten Malang pernah menjadi salah satu daerah yang bisa melihat Rukyatul Hilal, tepatnya di Pantai Ngliyep, Donomulyo.
Saat itu, kata Sanusi, ia hadir dan hasilnya dijadikan pedoman datangnya Hari Raya Idul Fitri. Lantas kemudian di sekitar Pantai Ngliyep, dijadikan kegiatan pemantauan Rukyatul Hilal setiap tahunnya.
Menurut bupati, Gus Shofi juga pernah melihat atau meneropong Hilal dari Pendopo Kantor Bupati Malang. Jika saat itu bisa, tentu akan dikembangkan.
"Meskipun ada keperluan alat bisa diajukan nanti di APBD untuk bisa dipakai bagi yang memerlukan. Nanti Pemkab melalui Dinas Kominfo bisa menyiapkan dan memberikan sebuah alat yang canggih untuk mendukung pemantauan Rukyatul Hilal", ujarnya.
"Alat tersebut nantinya juga bisa untuk praktek dan bisa dipakai oleh semua yang mau memakai", tandas bupati.
Bertolak dari hal di atas, Bupati Sanusi mengaku mempunyai gambaran bahwa nantinya akan menaruh alat tersebut di lantai delapan, Pendopo Kantor Bupati Malang. Sehingga bisa dipergunakan sebagai tempat edukasi bersama Diskominfo.
Ia lantas berharap, pada Januari 2023 mendatang, alat untuk meneropong dimaksud, bisa dipergunakan pada kegiatan pemantauan Rukyatul Hilal menjelang bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri.
(Pewarta : Asral)








