Nasi Babat Bumbu Hitam Kedai Cha'Tam
Klikwarta.com, Kota Malang - Aroma rempah yang kuat langsung menyeruak begitu sepiring nasi babat bumbu hitam khas Madura tersaji di meja. Potongan babat yang dimasak hingga empuk berpadu dengan bumbu hitam pekat hasil racikan rempah pilihan, menghadirkan cita rasa gurih, pedas, sekaligus khas yang sulit ditemukan di tempat lain.
Terletak di Jalan Panglima Besar Sudirman No.14, Kota Malang, Kedai Cha'Tam menjadi salah satu destinasi kuliner malam yang ramai diburu pecinta makanan khas Nusantara.
Suasana warung yang sederhana berpadu dengan aroma rempah khas Madura menciptakan pengalaman kuliner yang menggugah selera bagi setiap pengunjung yang datang.
Di tempat ini, menu khas Madura menjadi favorit pelanggan. Warna hitam pada bumbu bukan tanpa alasan. Proses memasak yang cukup lama dengan perpaduan kluwek, bawang, cabai, serta aneka rempah tradisional membuat rasa bumbu semakin meresap ke dalam babat.

Menariknya, pengunjung sudah bisa menikmati sedapnya seporsi nasi babat bumbu hitam hanya dengan merogoh kocek sekitar Rp15 ribu. Dengan harga yang terjangkau, pelanggan sudah mendapatkan nasi hangat, potongan babat berbumbu hitam, sambal, lalapan segar, hingga kerupuk yang menambah kenikmatan saat disantap.
Tak hanya nasi babat, Kedai Cha'Tam milik Ibu Purwati juga menyediakan beragam pilihan lauk lainnya seperti usus, ayam, ati ampela khas Madura. Beragam menu tersebut menjadi pilihan favorit pelanggan yang ingin menikmati cita rasa berbeda dalam satu tempat.
Selain melayani pelanggan yang datang langsung, Kedai Cha'Tam juga menerima pesanan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari makan bersama, acara keluarga, hingga pesanan dalam jumlah besar. Untuk pemesanan, pelanggan dapat menghubungi nomor 08510119113.
Pemilik kedai, Ibu Purwati, menuturkan usaha kuliner tersebut mulai dirintisnya pada awal tahun 2024. Berbekal resep keluarga dan kecintaannya terhadap masakan khas Madura, ia memberanikan diri membuka kedai sederhana yang kini mulai dikenal para pecinta kuliner di Kota Malang.
Menurutnya, menjaga cita rasa menjadi hal utama agar pelanggan tetap merasa puas. Mulai dari pemilihan bahan baku hingga proses memasak dilakukan dengan penuh ketelitian demi menghadirkan rasa autentik khas Madura.
“Bumbu dimasak berjam-jam supaya rasa benar-benar keluar dan meresap. Kami tetap mempertahankan cita rasa khas Madura,” ujar Ibu Purwati saat dikonfirmasi awak media Klikwarta.com, Selasa (19/5/2026)

Tak hanya menawarkan rasa autentik, penyajian nasi babat juga dibuat sederhana namun menggugah selera. Seporsi nasi hangat dipadukan dengan babat bumbu hitam, sambal, lalapan segar, dan kerupuk membuat hidangan ini semakin nikmat disantap, terutama saat malam hari.
Ramainya pelanggan yang datang menjadi bukti bahwa kuliner tradisional tetap memiliki tempat di hati masyarakat. Bahkan, tak sedikit pelanggan rela datang dari luar daerah hanya untuk menikmati sensasi gurih pedas nasi babat bumbu hitam khas Madura tersebut.
Salah seorang pelanggan, Sam Arif, pemburu kuliner asal Cilodong, Depok, mengaku ketagihan setelah pertama kali mencoba menu andalan kedai tersebut.
Menurutnya, cita rasa rempah yang kuat dan tekstur babat yang lembut menjadi daya tarik utama yang membuatnya rela datang kembali untuk menikmati kuliner khas Madura itu.
“Rasanya khas sekali, bumbunya medok dan babatnya empuk. Harga Rp15 ribu juga sangat ramah di kantong. Makan sekali pasti ingin kembali lagi,” ungkapnya.
Keberadaan Kedai Cha'Tam yang menyajikan nasi babat bumbu hitam khas Madura di Jalan Panglima Besar Sudirman No.14, Kota Malang ini tidak hanya menjadi tempat berburu kuliner malam, tetapi juga menjadi upaya menjaga dan melestarikan cita rasa tradisional Nusantara agar tetap dikenal serta dicintai lintas generasi.
(Pewarta : Arif)








