Ketua DPRD Kabupaten Blitar Suwito Saren Satoto (foto: Faisal NR / dok. Klikwarta.com)
Klikwarta.com | Kabupaten Blitar - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blitar meminta penyelenggara pemilihan umum (pemilu) gencar mensosialisasikan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak kabupaten Blitar tahun 2020.
Ketua DPRD Kabupaten Blitar Suwito Saren Satoto menegaskan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Blitar selaku penyelenggara pemilihan harus intensif melakukan sosialisasi Pilkada serentak kabupaten Blitar tahun 2020 kepada masyarakat melalui kanal-kanal yang tersedia.
KPU Kabupaten Blitar, kata dia, bisa memanfaatkan sarana digital maupun media-media door to door sebagai langkah sosialisasi itu. Upaya ini harus dilakukan, sambung dia, agar partisipasi dan kontribusi masyarakat pemilih terhadap suksesi pelaksanaan Pilkada serentak terjadi, demi tegaknya demokrasi.
"Sosialisasi sedari awal ini sangat penting. Agar di pemungutan suara nanti ada keyakinan dari masyarakat untuk datang menyalurkan hak pilihnya. Kuncinya ada di penyelenggara, sosialisasi harus dimaksimalkan," tutur Suwito, Kamis (13/08/2020).
Jika itu sudah dilakukan dengan baik, Suwito menyarankan penyelenggara pemilihan juga menjamin keamanan kesehatan penyelenggara maupun pemilih ketika dilakukan pemungutan suara. Hal tersebut perlu diperhatikan menyusul masih masifnya kasus penyebaran Covid-19 di kabupaten Blitar.
Pemastian nama-nama pemilih masuk di daftar pemilih tetap, sambungnya, diharapkan ada reverifikasi dan validasi terhadap database nama-nama calon pemilih. Ini dilakukan agar tidak ada satu nama calon pemilih yang luput dari pendataan penyelenggara pemilihan sebagai fasilitasi penyaluran hak konstitusional warga negara.
"Harus ada jaminan bahwa para pemilih telah terdaftar. Kemudian yang penting lagi, pemilih harus mentaati protokol kesehatan saat melakukan pencoblosan agar tidak terjadi klaster baru penyebaran Covid-19," pungkasnya.
Diketahui, Pilkada serentak kabupaten Blitar tahun 2020 akan dilaksanakan tanggal 9 Desember mendatang. Jadwal ini merupakan hasil penundaan jadwal yang direncanakan diawal akibat Pandemi virus Korona atau Corona Virus Desease 2019 (Covid-19).
(Pewarta : Faisal NR / Adv)








