HUT RI ke- 75, Walikota Blitar, Forkopimda hingga Kepala OPD Upacara Bendera Virtual

Senin, 17/08/2020 - 11:41
Upacara Virtual Detik-detik Proklamasi (foto: Faisal NR / Klikwarta.com)

Upacara Virtual Detik-detik Proklamasi (foto: Faisal NR / Klikwarta.com)

Klikwarta.com | Kota Blitar - Walikota Blitar Santoso didampingi Pimpinan DPRD Kota Blitar, Kapolres Blitar Kota, Dandim 0808/Blitar, Danyonif 511/Blitar, hingga para kepala OPD mengikuti Upacara Bendera memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Indonesia ke- 75 secara virtual yang tersambung dengan pemerintah pusat Republik Indonesia, Senin (17/08/2020), di Balaikota Koesomo Wicitra.

Upacara bendera dilakukan secara virtual, lantaran masih berlangsung Pandemi Covid-19 atau virus Korona, sekaligus dalam rangka memutus dan menangkal klaster baru terhadap penyebaran virus Korona.

Upacara via virtual ini dilaksanakan masih tetap menerapkan protokol kesehatan penanggulangan wabah Covid-19.

"Jadi kita mengikuti upacara virtual detik-detik Proklamasi yang diselenggarakan dari Istana Merdeka. Kita bersama Forkopimda mengikuti dari gedung Koesumo Wicitra dari awal hingga akhir," kata Walikota Santoso setelah Upacara Bendera virtual. 

Seusai kegiatan ini, lanjut dia, Walikota Santoso bersama Forkopimda, jajaran kepala OPD, melakukan ziarah kebangsaan ke Makam Bung Karno. Harapannya, di hari kemerdekaan ini masyarakat makin rukun, semangat bergotong royong membangun daerah untuk NKRI yang semakin maju.

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar merayakan hari kemerdekaan Indonesia yang ke- 75 di halaman kantor Walikota Blitar, Senin (17/08/2020) dengan menggelar Upacara Bendera. 

Prosesi upacara digelar dengan tetap mematuhi protokeler kesehatan penanggulangan virus Korona atau Covid-19. Walikota Blitar Santoso selaku Inspektur upacara, memimpin rangkaian upacara dengan diikuti para ASN, pejabat eselon II, eselon III hingga Sekretaris Daerah Pemkot Blitar.

Ditengah pandemi Covid-19, pasukan pengkibar bendera pusaka (Paskibraka) hanya diisi tiga orang saja, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya Paskibraka selalu diisi sejumlah pleton. Ini terjadi semata untuk mengantisipasi potensi penyebaran Covid-19 atau klaster baru wabah Covid-19.

Dihubungi awak media seusai kegiatan upacara, Walikota Santoso mengungkapkan pemaknaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 75 kini, ia mengajak masyarakat untuk merenungkan apa sumbangsih yang telah diberikan kepada bangsa dan negara.

Selain itu, Walikota Santoso mengajak masyarakat menjaga semangat kebersamaan gotong royong dan kerukunan sosial demi kepentingan pembangunan daerah, bangsa dan negara. Hal itu sangat diperlukan terlebih menghadapi situasi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung sampai hari ini.

"Jadi renungan kita kembali, seperti yang dikatakan Pahlawan PETA Supriyadi, Janganlah Sekali-kali Mengharapkan Apa yang Diberikan Negara Kepadamu, Tapi Apa yang Sudah Kau Berikan Kepada Negara dan Bangsa. Oleh karena itulah, disaat memperingati hari kemerdekaan ini, mari kita jaga kebersamaan, kegotong royongan seluruh bangsa Indonesia, agar keberadaan NKRI masih kita pertahankan dan kita jauhkan dari faham radikalisme, sehingga tidak memecah belah bangsa karena NKRI harga mati," tutur Walikota Santoso.

Dia sangat menekankan pentingnya menjaga kerukunan dan persatuan sosial, pasalnya situasi pandemi Covid-19 saat ini sekaligus menguji kadar rasa cinta kebangsaan setiap warga negara terhadap sesama bangsa.

"Kegotong royongan itu tetap terasa aktual ditengah wabah ini. Pandemi ini menguji seberapa besar bangsa yang akan terus menjadi besar ini mempertahankan semangat rela berkorban, kepedulian dan solidaritas seperti yang ditunjukkan pejuang kita dikala memeperjuangkan kemerdekaan," kata dia.

(Pewarta : Faisal NR / Adv)

Berita Terkait