Bupati Rijanto Kembali Launching Ponpes Tangguh Semeru

Sabtu, 27/06/2020 - 16:56
Bupati Rijanto ketika Mamotong Tali Penanda Launching Pondok Pesantren Tangguh Semeru di Ponpes Mambaus Shalihin 2 Blitar

Bupati Rijanto ketika Mamotong Tali Penanda Launching Pondok Pesantren Tangguh Semeru di Ponpes Mambaus Shalihin 2 Blitar

Klikwarta.com | Kabupaten Blitar - Bupati Blitar Rijanto kembali melaunching Pondok Pesantren Tangguh Semeru, Sabtu (27/06/2020).

Setelah pertama kali meluncurkan Pondok Pesantren Tangguh Semeru medio dua minggu yang lalu di Pondok Pesantren (Ponpes) Roudlotul Hanan di Kanigoro, kali ini giliran Ponpes Mambaus Shalihin 2, desa Sanan, kecamatan Sanankulon, didaulat sebagai Pondok Pesantren Tangguh Semeru.

Dikonfirmasi seusai melaunching Ponpes Tangguh Semeru, Bupati Rijanto menyebut peluncuran Pondok Pesantren Tangguh Semeru ini sebagai penanda kesiapan dan ketangguhan disaat berlangsungnya pandemi virus Korona atau Covid-19.

Sejumlah tujuan dijadikannya Ponpes Mambaus Shalihin 2 Blitar sebagai Pondok Pesantren Tangguh Semeru, untuk mempercepat proses aktivitas belajar mengajar di ponpes. 

Bupati Rijanto menyatakan, kegiatan kepondokan diaktifkan lagi tanggal 15 Juni 2020. Untuk itu, sejumlah kesiapan yang sudah dipersiapkan pembukaan kembali ponpes dilakukan. Kendati begitu, proses pembukaan aktivitas kepondokan juga bertahap. 

"Jadi item Pondok Pesantren Tangguh Semeru sangat baik sekali. Sesuai dengan protokol kesehatan. Semua sudah sesuai standard. Tadi saya keliling dari kegiatan posko, kesehatan, ada kliniknya, dapur umum, ruang karantina, asrama. Kita sudah menyampaikan semua pondok tanggal 15 Juni anak-anak sudah  bisa masuk. Semakin cepat anak itu mondok, semakin baik," kata Bupati Rijanto.

Ia memastikan kesiapan ponpes yang dijadikan Pondok Pesantren Tangguh Semeru sudah berjalan dengan baik. Beberapa persiapan itu seperti diadakannya ruang karantina bagi santri yang baru tiba dari luar wilayah Blitar.

Melihat kesiapan pondok-pondok di kabupaten Blitar yang tidak sama untuk menuju Pondok Pesantren Tangguh Semeru, pihaknya terus berusaha menata protokol kesehatan di setiap ponpes. 

"Ini tinggal kontrol pengelola pondok kesehariannya santri harus dikontrol. Jangan sampai terjadi pelanggaran, kalau perlu diberikan sanksi non fisik jika ada yang melanggar penerapan protokol kesehatan," ungkapnya.

Bupati Rijanto berharap, dengan adanya program Pondok Pesantren Tangguh Semeru itu keamanan kesehatan pengelola pondok hingga santri terbebas dari bahaya wabah virus Korona saat menjalankan aktivitas belajar mengajar maupun kegiatan lainnya. 

Sekadar tambahan informasi, Bupati Rijanto melaunching Pondok Pesantren Tangguh Semeru itu didampingi Kapolres Blitar Kota AKBP Leonard M Sinambela, Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Kris Bianto, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Blitar, hingga pejabat terkait di lingkungan Pemkab Blitar. 

(Pewarta : Faisal NR / Adv)

Berita Terkait