Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi
Klikwarta.com, Bengkulu Selatan - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Hasanuddin Damrah Manna dipercaya pemerintah pusat sebagai salah satu rumah sakit prioritas nasional.
RSUD Hasanuddin Damrah Manna telah diidentifikasi untuk menjadi lembaga rehabilitasi Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya (Napza) sebagaimana tertuang dalam surat Badan Narkotika Nasional (BNN) RI.
Surat tersebut sudah ditindaklanjuti oleh Bidang Rehabilitasi BNN Provinsi Bengkulu dengan mendatangi RSUD Hasanuddin Damrah Manna.
“Diharapkan langkah ini dapat memudahkan akses bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan rehab guna pemulihan dari ketergantungan zat berbahaya,” kata Bupati Bengkulu Selatan, Gusnan Mulyadi.
Dikatakan Gusnan, berdasarkan identifikasi dari pihak BNN Provinsi Bengkulu, RSUD Hasanuddin Damrah Manna layak menjadi salah satu rumah sakit prioritas nasional untuk menjadi rehabilitasi Napza.
BNN mengharapkan dukungan penuh dan kerja sama yang baik guna optimalisasi tata laksana rehabilitasi bagi penyalahgunaan narkoba.
“Tentunya ini harapan kita semua masyarakat Bengkulu Selatan khususnya. Agar ada tempat rehabilitasi untuk penanganan pemulihan Napza,” pungkas Gusnan.
Terpisah, Direktur RSUD HD Manna, dr. Debi Utomo menambahkan dengan dijadikannya RSUD HD Manna sebagai lembaga rehabilitasi Napza, maka pihaknya akan menyosialisasikan ke masyarakat.
Sehingga memudahkan akses masyarakat untuk mendapatkan layanan rehabilitasi Napza, guna pemulihan dari ketergantungan zat berbahaya.
“RSUD Hasanuddin Damrah Manna sudah memiliki SDM kompeten yang sudah lulus ujian kompetensi sebagai konselor Adiksi Indonesia, diharapkan dengan dukungan semua itu bisa terwujud,” pungkas Debi. (Adv)








